Mampir ke OKU Timur, Festival Jerami Akan Menyambutmu - Travel - www.indonesiana.id
x

Parliza Hendrawan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 27 Mei 2018 17:02 WIB

Mampir ke OKU Timur, Festival Jerami Akan Menyambutmu

Dibaca : 1.217 kali

 

MINAT pemuda untuk bertani mulai berkurang. Mereka cenderung untuk menjadi pegawai seusai tamat sekolah. Untuk kembali meningkatkan minat bertani utama bersawah, pemerintah kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) menggelar festival jerami. Bupati OKUT HM. Kholid MD mengatakan mereka mengajak 300 seniman, gapoktan( kelompok tani), sekolah, perusahaan, ormas, dan organisasi yang ada di OKUT maupun perorangan untuk menyemarakkan even tersebut. "Acara akan dipusatkan di bendungan Per Jaya," katanya.

Kholid MD menjelaskan festival dengan target memecahkan rekor MURI dibuka pada 5 Agustus nanti. Ia optimistis menumbuhkan rasa bangga menjadi petani bagi kalangan muda. Festival Jerami akan menampilkan karya seni rupa dalam bentuk patung berukuran 2x2 meter dengan bermacam bentuk, mulai dari hewan, tumbuhan, bangunan dengan berbahan dasar jerami padi.

 

Sebagai salah satu daerah penghasil padi dan beras, diakuinya bila selama ini Jerami Belum termanfaatkan dengan maksimal. Padahal jerami bisa dijadikan pakan ternak dan pupuk organik melalui proses permentasi, bahan bakar(briket) dan karya seni juga kerajinan tangan. "Patung jerami menjadi simbol dan bagian dari menumbuhkan rasa bangga menjadi petani," katanya.

 

Sementara itu Prayogo, Kepala bagian Humas Pemkab OKUT menambahkan festival jerami akan di Launching di kementerian pariwisata seusai lebaran nanti. Festival katanya akan menjadi agenda resmi tahunan kepariwisataan di Indonesia. Selama ini agenda sejenisnya belum ada yang masuk di agenda baik itu Muri maupun kementrian pariwisata. Sehingga itu pihaknya bertekad untuk menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata baru nasional. "Juga akan diselingi dengan pelepasan balon bendera peserta asian game," katanya.

 

Untuk memeriahkan festival, panitia juga menyiapkan tampilan tarian kolosal 1000 penari persembahan guru seni dan murid di OKUT, Festival kuda lumping, festival pisa'an (pantun komering), lomba trail ojek gabah, rembug tani muda, pesta rakyat, bazar dan pentas musik artis ibukota. Masih kata Prayogo, lomba trail ojek gabah diikutkan karena mereka selama ini selalu membantu petani mengangkut hasil panen dari kebun menuju rumah atau pabrik. "Usai festival pengelolaan Jerami kembali diserahkan pada warga," ujarnya. (pharliza@gmail.com)

 

  • didi kempot

Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.