Perempatan Final Piala AFC Indonesia Vs India U-16 - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

taniakarim

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Perempatan Final Piala AFC Indonesia Vs India U-16

    Dibaca : 411 kali

    Sepak bola Pertandingan Antara U-16 Indonesia Melawan U-16 India DIperempatan final Piala AFC 2018.

    Hasil Imbang pertandingan antara timnas indonesia U-16 melawan India U-16 dalam pertandingan matchday 3 Grup C Piala AFC U-16 Yang berlangsung di stadion bukit jalil, malaysia kamis tadi.

    Perhelatan yang berlangsung pun cukup menegangkan. Permainan dengan tempo yang cukup tegang, dimana kedua kubuh terlihat saling menyerang. Merebut tiket masuk ke fase knock-out membuat kedua tim bermain cukup imbang.

    Serangan yang kita lihat, seringkali bermunculan dengan peluang yang berbahaya. Akan tetapi, sayangnya tidak ada satu pun goal yang tercipta hingga berakhir skore 0-0.

    Berikut Perhelatan Babak Pertama Yang Kami Rangkum Melalui Website Agensbobetbola88.com

    Pembukaan babak pertama pertandingan sepak bola AFC dibuka dengan baik oleh timnas India daripada timnas Indonesia. Timnas Indonesia kelihatan kurang garang dalam permainan babak pertama.

    Akan tetapi berselang hampir 1/4 pertandingan berjalanan. Anak muda indonesia mulai memperlihatkan taringnya dengan mendominasi permainanan. Telihat sukses menembus kotak penalty melalui pemain sayap kanan, tetapi tidak membuahkan hasil.

    Masuk kemenit 20, India mendapatkan peluang emas yang dilakukan oleh sayap dan juga berhasil masuk kedalam kotak penalty. Sayangnya Peluang emas yang didapatkan oleh timnas india juga tidak membuahkan goal.

    Peluang - peluang lainnya saling bermunculan dalam perhelatan yang sangat sengit hingga berakhir babak pertama hingga babak kedua tanpa adanya kebobolan.

    Hasil ini pun tidak menjadi kepuasaan antar kedua pihak tim. Hal ini malah menjadi motivasi bagi mereka untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Admin

    2 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 626 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).