Jangan Jadi Seolah 'Tuhan' - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Ferguso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 15 Mei 2019 15:22 WIB

Jangan Jadi Seolah 'Tuhan'

Dibaca : 96 kali

Sisi lain arti Ramadhan adalah mengajarkan umat Islam tidak menjadi 'tuhan'. Bukan Tuhan. Tak ada yang merasa paling sholeh.

Itu yang seharusnya diresapi oleh para pemuja terbentuknya negara khilafah di Indonesia. Merasa pemikiran dan keinginannya paling benar.

Berlagak jadi 'tuhan'. Sekali lagi bukan Tuhan. Kalau tidak diterapkan sistem negara khilafah maka Indonesia bakal hancur.

Menganggap agama Islam harus mendominasi. Memaksa syariat Islam harus tegak dan menerapkannya mutlak di Tanah Air. Tidak boleh ada di luar syariat Islam. Harus khilafah.

Dipaksa harus menuruti prinsipnya. Tapi mengacuhkan sejarah, fakta kemanusiaan, budaya asli Indonesia. Ya itu, seolah jadi 'tuhan'.

Sebaiknya segera sadar para pemaksa hadirnya negara khilafah. Indonesia ini majemuk. Jangan mementingkan kemauan sendiri. Hargai lainnya. Ramadhan mengajarkan kita saling toleransi.

Mumpung masih kesucian Ramadhan, cepat-cepat eling para penyuka negara khilafah. Maknai pesan Ramadhan. Sejak masa Rasulullah Nabi Muhammad SAW, yang ditonjolkan justru toleransi.

Rasulullah tak memaksa kaum yang enggan mengikutinya berpuasa. Lantas kenapa ada 'tuhan-tuhan kecil' yang meneriakkan wajibnya negara khilafah?

Padahal telah jelas tidak cocok sebagai sistem kenegaraan. Banyak negara runtuh akibat memaksakan khilafah. Apalagi Indonesia yang sejak kemerdekaan memegang pluralistik.

Jangan jadi 'tuhan' di Indonesia. Merasa paling benar. Seperti Tuhan. Berlaku sholeh saja dengan menjaga keragaman Indonesia. Saling toleran.

  • Ramadan

Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.