Peluncuran Poster Bumi Manusia, Iqbaal Ramadhan Paling Ditunggu - Seleb - www.indonesiana.id
x

Ary Amaryllis

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Juni 2019

Senin, 24 Juni 2019 16:37 WIB
  • Seleb
  • Berita Utama
  • Peluncuran Poster Bumi Manusia, Iqbaal Ramadhan Paling Ditunggu

    Dibaca : 1.035 kali

    Jakarta, 19 Juni 2019, Falcon Pictures merilis secara resmi poster Film Bumi Manusia, film yang diangkat dari buku Mahakarya Sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Hanung Bramantyo yang mendapatkan kepercayaan untuk menyutradarai film Bumi Manusia mengungkapkan, rasa syukur dirinya bisa menjadi bagian dalam film Bumi Manusia.”

    Hari ini, sekelumit dari film Bumi Manusia terhidang. Sebuah poster yang bahkan saya pribadi, masih tidak menyangka ada nama saya disana. Sungguh sebuah mimpi yang menjadi kenyataan,” katanya.

    Acara ini dihadiri para pemain utamanya yaitu Iqbaal Ramadhan sebagai Minke dan Mawar de Jongh sebagai Annelies didampingi Produser Falcon Pictures,Ibu Frederica dengan Angga salah satu Cucu Pram sebagai perwakilan dari keluarga Pramoedya Ananta Toer.

    Kehadiran Iqbaal Ramadhan menjadi magnet acara itu. Setidaknya ada 400-an penggemar Iqbal dari berbagai kota hanya ingin melihat wajah tampan pemeran Dilan dalan film Dilan 1990 dan Dilan 1991. 

    Bintang lainnya yang terlibat dalam film ini adalah Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh, Ayu Laksmi, Donny Damara, Bryan Domani, Giorgino Abraham dan Jerome Kurnia dengan penulis skenario Salman Aristo. Film Bumi Manusia ini sendiri akan ditayangkan di bioskop mulai tanggal 15 Agustus 2019


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.











    Oleh: Admin

    5 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 1.119 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).