Belajar dari Lampung Selatan, Bukti Nyata Cinta Mati untuk NKRI - Analisa - www.indonesiana.id
x

Ahmad Irso Kubangun

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 2 Juli 2019 13:53 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Belajar dari Lampung Selatan, Bukti Nyata Cinta Mati untuk NKRI

    Dibaca : 128 kali

    Menaruh rasa cinta dan kebanggaan kepada Indonesia, tidak dilihat melalui momentum tertentu. Karena pada hakekatnya, mencintai negara ini bukan datang dari siapa-siapa. Tapi dari diri kita sendiri.

    Momentum pesta demokrasi yang baru saja kita lewati, akan menjadi bukti konkret sejauh mana kecintaan kita pada NKRI. Ibarat dalam sepakbola, kalah menang itu biasa. Yang luar biasa adalah sportifitas dan solidaritas.

    Begitu juga dalam pertarungan politik. Tidak ada yang sejatinya menjadi pemenang. Tidak pula, yang kalah selalu dijadikan sebagai lawan. Lepaskan sekat politik. Lupakan perbedaan. Mari, rajut kembali persatuan dan persaudaraan.

    Karena ajang politik ini, juga mengajarkan kita tentang sejauh mana kecintaan kita terhadap NKRI. Masyarakat lelah menjadi korban adu domba. Mulai dari provokasi hingga isu-isu referendum dari beberapa daerah.

    Referendum? Artinya ingin melepaskan diri dari NKRI? Yaa, kabar ini acapkali mencuat di linimasa media sosial. Sungguh ironis! Hanya karena perbedaan politik kemudian memainkan isu referendum.

    Lantas. Dari mana letak kecintaan terhadap NKRI? Apa karena hanya lewat momentum politik dan kekuasaan? Harapannya tidak seperti itu!

    Tapi jika isu-isu seperti itu terus mencuat. Coba tengok masyarakat adat di Lampung Selatan. Mereka mendeklarasikan tetap setia kepada NKRI. Masyarakat Lampung Selatan mendukung TNI dan Polri untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

    Momen deklarasi itu, disaksikan langsung oleh Pemangku Adat Lampung Selatan yang juga sebagai Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu. Mewakili pemerintah pusat, beliau mengajak masyarakat untuk menunjukan rasa cinta yang mendalam terhadap NKRI.

    Rasa cinta itu, harus diawali dengan rasa bangga. Ketika kita cinta dan bangga kepada Tanah Air, kita juga akan rela berkorban demi meraih cita-cita untuk kejayaan bangsa yang besar ini. Itulah pesan Menhan yang perlu kita sikapi bersama.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.