Doso Agung, Pelabuhan dan Industri 4.0 - Analisa - www.indonesiana.id
x

Perkembangan Ekonomi Digital Indonesia 2025

Edukasi 4.0

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Juli 2019

Jumat, 12 Juli 2019 12:16 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Doso Agung, Pelabuhan dan Industri 4.0

    Dibaca : 180 kali

    JAKARTA - Industri transportasi, logistik, pelayaran, dan pelabuhan bakal merubah tradisional ke arah digitalisasi guna memasuki era 4.0. Karena hampir semua layanan di era tersebut lebih banyak dilakukan menggunakan digital. Semua aktivitas di sektor transportasi dan logistik, serta kepelabuhanan dituntut sudah mulai beralih ke sistem otomatisasi, teknologi artificial intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT).

    Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan (Menhub) memastikan bahwa sektor perhubungan telah melakukan penerapan industri 4.0. Menurutnya industri 4.0 merupakan keharusan yang harus direspon, agar bisa bersaing dengan negara-negara lain.

    Doso Agung juga menjelaskan jika Industri 4.0 diimplementasikan di Pelabuhan maka dapat menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk nasional. Bahkan, PT Pelindo sudah menyiapkan dana hingga triliunan rupiah, hanya untuk menyiapkan berbagai aplikasi digital tersebut.

    Hal itu dilakukan semata untuk memudahkan layanan bagi para pengguna jasanya, membuat pengguna jasa merasa nyaman, aman, dan transparan. Pertanyaannya siapkah industri pelayaran, pelabuhan, logistik, dan usaha penunjang lainnya dalam memasuki era 4.0 tersebut.

    “Singkatnya, apa yang tidak diatur atau tidak ada dalam aturan, bisa bakal banyak aturan baru,” ujar Doso Agung. Industri besar lainnya, harus cepat bisa beradaptasi. Perubahan Industri 4.0 sudah sangat global.

    Saat ini Pelindo III dibawah kepemimpinan Doso Agung telah melakukan upaya-upaya baru guna mendukung proses digitalisasi dan otomatisasi di sektor Pelabuhan antara lain seperti menerapkan pelayanan pengiriman pesan secara elektronik (Delivery Order Online/DO Online) barang impor di seluruh terminal peti kemas yang dikelolanya.

    Pelindo III turut berkontribusi besar dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, terutama dari sisi digitalisasi di sejumlah pelabuhannya. Bahkan sistem Home Terminal pun mereka tawarkan untuk memudahkan para pengguna jasanya.

    Dengan digitalisasi pelabuhan, pelayaran bisa langsung mendapatkan akses informasi terkait pergerakan kegiatan, dan biaya-biaya kapal setiap saat secara cepat dan akurat. “Yang penting yang kami harapkan, layanan digital di pelabuhan ini akan mendorong terjadinya efisiensi biaya dan waktu pelayanan kapal,” ujar praktisi pelayaran, Carmelita Hartoto.

    Memang, dengan sistem digital tersebut, layanan di kepelabuhanan menjadi cepat, mudah, dan transparan. Misalnya, untuk layanan penyandaran kapal, layanan pemanduan-penundaan, sudah menggunakan digital, sehingga pelayaran dapat memantau semuanya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.