Mengapa Islam Selalu Terdepan Membela dan Menjaga NKRI? - Analisis - www.indonesiana.id
x


Bergabung Sejak: 1 Januari 1970

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Mengapa Islam Selalu Terdepan Membela dan Menjaga NKRI?

    Sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan, membangun dan mempertahankan NKRI tidak terlepas dari peran besar para santri dan kiai

    Dibaca : 4.549 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan, membangun dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak terlepas dari peran besar para santri dan kiai pada masa itu.

    Dalam rangka perjuangan kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 21-22 Oktober 1945 tepatnya di Bubutan, Surabaya diadakan musyawarah kilat yang dipimpin langsung oleh Rois Akbar NU, Hadratus Syekh K.H. Hasyim Asy’ari. Musyawarah tersebut memutuskan kewajiban umat Islam untuk membela kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia dengan hukum fardhu ain. Keputusan ini kemudian dikenal dengan Resolusi Jihad.

    Perjuangan wakil-wakil dari cabang NU di seluruh Jawa dan Madura berkumpul di Surabaya, tepatnya 10 November 1945. Akhirnya terjadilah perang sengit antara pasukan Inggris melawan para pahlawan pribumi yang siap mengorbankan jiwa raganya dan gugur sebagai syahid. Perang tersebut merupakan perang terbesar sepanjang sejarah Nusantara. Berkat perjuangan keras para santri-santri, Inggris bisa dikalahkan dengan tempo waktu selama tiga minggu.

    Resolusi Jihad NU itulah yang merupakan salah satu bukti bahwa umat Islam Indonesia selalu menjadi barisan terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

    Selama masa perjuangan mengusir penjajah, Kiai Hasyim Asy’ari dikenal sebagai penganjur, penasehat, sekaligus jenderal dalam gerakan laskar-laskar perjuangan seperti GPII, Hizbullah, Sabilillah dan gerakan Mujahidin. Bahkan Jenderal Soedirman dan Bung Tomo senantiasa meminta petunjuk kepada Kiai Hasyim Asy’ari.

    Peperangan antara para santri dan kiai dalam melawan penjajahan dari negara asing, menjadi pendidikan atau ajaran yang sangat penting bagi umat Islam maupun pemuda bangsa Indonesia, untuk melihat betapa besar perjuangan mereka dalam membela negaranya. Jika dikaitkan dengan gejolak dan permasalahan di Indonesia yang terkait masalah agama belakangan ini, bahwasannya dinamika ini menjadi tantangan bagi umat Islam. Jangan sampai sederet permasalahan yang ada dibiarkan menjadi konflik berkepanjangan yang dapat mengadu domba sesama muslim maupun antar umat beragama sehingga menimbulkan perpecahan bangsa.

    Kekuatan besar umat Islam saat ini dalam rangka membela agama dan mewujudkan kedamaian serta keutuhan bangsa jangan sampai disusupi oknum-oknum atau pihak asing yang berniat adu domba dan menyebarkan fitnah untuk menghancurkan Islam. Kita harus yakin, bahwa sejarah Islam yang dicontohkan oleh perjuangan para santri dan kiai terdahulu mampu menjadi pedoman dan pondasi kuat dalam membangun persatuan dan kesatuan NKRI.

    Ikuti tulisan menarik lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.