Speed Rally, Pertarungan Sesungguhnya di Kejurnas Ogan Ilir - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Parliza Hendrawan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Gaya Hidup
  • Pilihan
  • Speed Rally, Pertarungan Sesungguhnya di Kejurnas Ogan Ilir

    Dibaca : 763 kali

    SETELAH kemarin berhasil menuntaskan kelas sprint rally, Minggu pagi, Kejuaraan Nasional Merdeka Rally 2017 dilanjutkan dengan Speed Rally. Rally diyakini oleh beberapa pebalap sebagai ajang pertarungan sesungguhnya dalam hajatan yang akan digelar di lintasan perkebunan tebu Cinta Manis, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Pereli nasional unggulan dan non unggulan seperti Benny Lautan/Edwin Nasution, Andi Batara Michdar/Adi Wibowo serta pebalap lokal Sumsel Kemas Haikal/ M. Zaki mengatakan akan berbuat maksimal untuk menaklukkan lintasan dengan total hingga 140 KM itu. 

    Sebelumnya dikabarkan, sejumlah pebalap nasional bakal ambil bagian dalam Kejuaraan nasional Indralaya-Ogan Ilir Merdeka Rally 2017. Mereka diantaranya juara nasional 2016 Ryan Nirwan, Subkhan Aksa juara 3 nasional 2016, Dian AP harahap juara 3 nasional 2015. Serta Rizal Sungkar juara 3 nasional 3 tahun lalu. Anto Bambang Utoyo, ketua panitia pelaksana Kejurnas mengatakan event bergengsi ini berlangusng di Tanjung Senai dan Perkebunan Tebu Cinta Manis, Ogan Ilir Sumatera Selatan pada 18-20 Agustus ini. Dipilihnya Ogan Ilir karena wilayah tersebut memiliki lintasan yang sangat bagus dibanding dengan daerah lainnya seperti Medan maupun Makasar. Ia menyebutkan nantinya para pebalap akan melintasi perkebunan tebu sepanjang 85 KM dengan tiga karakter tanah yang berbeda yaitu  tanah lumpur, pasir dan tanah hitam.

    Sementara itu Ketua umum PP Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) Sadikin Aksa menjelaskan Kejurnas ini akan memperlombakan dua kelas berbeda masing-masing  Sprint Rally dengan panjang lintasan 13,5 KM dan Speed Rally dengan panjang lintasan 140,68 KM dalam 10 SS. Menurutnya para pembalap menjadikan lintasan di Ogan Ilir sebagai lokasi adu nyali dan strategi yang paling diincar karena Tanjung Senai dilengkapi semua medan yang dibutuhkan pembalap.

    Selain dilengkapi tiga karakter tanah yang berbeda, lintasan di Tanjung Senai juga ia sebut sebagai track high speed. Sehingga para pembalap dapat memacu kecepatan mobilnya hingga mencapai di atas 100 km/jam sementara di daerah lainnya  kecapatan maksimal 70-80 KM. Bahkan secara pribadi ia menerangkan pernah mencatatkan rekor dengan memacu kecepatan hingga 200 km/jam. “berikutnya Indralaya akan kami siapkan untuk kejuaraan Asia Fasifik dan dunia,” ujarnya.

    Sedangkan Bupati Ogan Ilir Ilyas Pandji Alam menjelaskan lintasan Tanjung Senai berjarak sekitar 22 KM dari kota Palembang atau sekitar 30 menit perjalanan darat dari Bandara SMB II di Palembang. Lokasinya berada persis di sisi komplek perkantoran pemerintah kabupaten Ogan Ilir. Saat ini katanya trak tersebut sudah siap digunakan oleh para pebalap. Demikian juga dengan Sumber daya manusia atau panitia lokal telah ia seipakan sedemikina rupa sehingga agar para pebelap dapat memacu kendaraannya secara maksimal. “Sekarang sudah lebih dari 30 kendaraan telah tiba di Indralaya,” katanya. (PHARLIZA@GMAIL.COM)

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.