Pantun (Politik) Jenaka Pagi Ini - Analisa - www.indonesiana.id
x

kang Nasir

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Pantun (Politik) Jenaka Pagi Ini

    Dibaca : 11.348 kali

    Di wall akun Group efbe Pecinta ILC tvONE, seorang nitizen menulis pantun jenaka ber-aroma politik kekinian, bikin orang ketawa dan riang gembira, menimbulkan komen yang bisa dikatagorikan berbalas pantun, sayapun cengar cengir membacanya.

    Pantun itu diawali oleh seseorang yang bernama Mas Rangga, Isi pantunnya sangat bagus, penuh dengan arti memuja dan memuji terhadap seseorang.

    Pantunnya berbunyi;

    MAKAN ROTI

    CAMPU KEJU

    BERSAMA PAK JOKOWI

    INDONESIA MAJU.

    Saat saya menulis ini, sudah ada sekitar 380 komentar, rata rata berupa komen yang kontra dengan maksud dari pantun diatas. Adapun yang  nadanya sealur dengan pemikiran sang pembuat pantun bisa dihitung dengan jari.

    Komentar yang kontra, banyak yang menulis nomor 2, tapi sebagiann justru membalas pantun itu (berkomentar) dengan pantun juga.

    Tanpa bermaksud menerjang Undang-Undang ITE, saya memilih beberapa pantun balasan yang saya anggap jenaka dari beberapa nitizen (tanpa menyebut nama), diantaranya seperti dibawah ini;

    Makan Roti

    Campur Coklat,

    bersama jokowi

    Rakyat melarat

     

    BUKAK BAJU

    NAMPAK KUTANG.

    NEGARA RUGI

    SEBAB HUTANG

     

    Makan roti sama keju

    Keju kentangnya makan di gunung

    Bersama jokowi indonesia maju

    Maju hutangnya rakyat yg nanggung

     

     Makan roti

    Campur keju

    Karna jokowi

    Kita di adu

     

    Ada juga nitizen yang membuat pantun yang saya anggap jenaka walaupun lepas dari pakem sebagai pantun seperti ini;

    Sarapan bubur sama kue cucur

    Makin Ancuuur

     

    Hari rebo Pasar kejaten

    Prabowo sukses jadi Presiden

     

    Saking ramainya komentar yang rata rata kontra dengan pantun awal, seorang nitizen memberi nasihat bijak’

    Udah...udaaaah.. jgn dibully terus. Kasihan. Klw dia bunuh diri gmna ?

    Mau tanggung jawab ?

    Sebagai orang yang suka pantun jenaka, sayapun dengan sangat terpaksa ikut berpantun pula;

    Ikan Teri

    Ikan Mujahir

    Itulah nama nama ikan.

    Ha ha ha, itulah pantun politik Jenaka pagi ini.

     

    Sumber;

    https://web.facebook.com/groups/142467989797691/permalink/253684385342717/?comment_id=253729275338228&notif_id=1539306471367103&notif_t=group_comment_reply&ref=notif


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.