Meski Difitnah, SBY Tetap Berjiwa Besar - Analisa - www.indonesiana.id
x

yoyo tuna

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Meski Difitnah, SBY Tetap Berjiwa Besar

    Dibaca : 684 kali

    Berbagai tudingan miring ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dalam 10 tahun terakhir. Dengan penuh ketenangan dan kesabaran, Presiden ke 6 Republik Indonesia ini, menanggapi tudingan negatif tersebut tanpa emosi dan tetap tenang.

    Hal inilah yang menunjukan sikap kesatria sekaligus jiwa besar seorang politikus senior dalam menanggapi serangan politik dari berbagai arah. Dan menganggap berita miring tersebut sebagai serangan politik berbentuk fitnah terhadap dirinya dan partai Demokrat.

    Belum lama ini. kembali mencuat kepermukaan atas pemberitaan yang tidak benar terhadap pribadi SBY, keluarga, hingga internal Demokrat. Namun, dengan penuh kesabaran, dirinya bisa membuktikan berita tersebut sebagai fitnah untuk menjatuhkan kredibilitas serta elektibilitas partai Demokrat jelang Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden (Pemilu) 2019 mendatang.

    Ya, salah satunya tuduhan kasus aliran bailout Bank Century mencapai Rp6,7 triliun dan persoalan terhentinya pembangunan megaproyek Hambalang dimasa SBY masih menjabat Presiden RI ke 6.

    Tudingan miring tersebut sudah menyebar ke media nasional hingga asing, termasuk media asing Hongkong, Asia Sentinel belum lama ini. Dilansir dari Harian Rakyat Merdeka, Senin (12/11/2018) menyebutkan, bapak dua anak ini mengaku difitnah oleh media yang dikomandoi John Berthelsen dan sudah meminta maaf atas artikel yang menyeret namanya tersebut.

    “Alhamdulilah Ya Allah Ya Tuhan, hari ini saya mendapatkan kesempatan sejarah untuk menyampaikan tentang fakta dan kebenaran mengenai kasus Bank Century, terutama yang dikaitkan kepada SBY dan Demokrat. Yang sebenarnya adalah fitnah belaka. Saya pertanggung Jawabkan ucapan saya ini dunia akhirat,”kata SBY dalam pidato di acara pembekalan caleg DPR Partai Demokrat, Minggu (11/11/2018) di Jakarta.

    Selain Century, ada fitnah lain yang disematkan kepada SBY dan Partai besutannya tersebut yaitu terhentinya megaproyek Hambalang. SBY pun bercerita proyek tersebut sudah lama terhenti karena permasalahan hukum, sehingga kewenangan untuk melanjutkan atau tidaknya proyek berada ditangan pemerintahan Jokowi.

    “Kalau proyek Hambalang terhenti memang waktu itu ada masalah hukum dan dinyatakan masalahnya sudah selesai. Saya mendengar dari penegak hukum. Jadi tidak dilanjutkan pembangunan Hambalang itu, tentu menjadi hak kewenangannya pemerintahan Presiden Jokowi,” terangnya dihalaman yang berbeda.

    Atas penjelasan dan terungkapnya fakta atas tudingan miring tentang SBY, mantan Menteri Menkopolhukam Kabinet Gusdur ini meminta kedua fitnah tersebut tidak terus digoreng.

    Sebagai masyarakat tentu kita sangat mengapresiasi atas jiwa besar SBY dalam menanggapi berita fitnah yang menyerang dirinya dan Partai Demokrat. Memang seharusnya, seorang pemimpin harus berani menghadapi berbagai persoalan-persoalan yang begitu memojokan dirinya dengan berita fitnah.

    Karena kita semua tahu sebagaimana dalam hadist Rasullullah menerangkan fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Oleh sebab itu, jangan lah kita dengan cepat memakan mentah-mentah sebuah informasi tanpa mengkonfirmasi terlebih dulu kepada orang yang dituju.

    Begitupun di tahun politik seperti sekarang, dimana berita sangat susah dibedakaan antara bohong atau tidak.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.