Guru SMP dan MTs di Tanjab Timur Komitmen Programkan Budaya - Analisa - www.indonesiana.id
x

Ahmad Syaiful Bahri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Guru SMP dan MTs di Tanjab Timur Komitmen Programkan Budaya

    Dibaca : 178 kali

    Tanjab Timur – Sebagai bagian dari sesi pelatihan program PINTAR tentang pembelajaran di SMP dan MTs Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), budaya baca menjadi salah satu sesi menarik bagi peserta, hal ini karena program budaya baca juga digulirkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program gerakan literasi sekolah atau akrab disingkat GLS. Sehingga peserta bisa saling berbagi pengalaman tentang GLS kepada yang lainnya.

    Program GLS merupakan program yang menyasar semua jenjang pendidikan, termasuk di Kabupaten Tanjab Timur, Desmi Puspita, guru SMPN 17 Tanjab Timur mengaku mendapatkan inspirasi setelah mengikuti pelatihan pembelajaran, terutama sesi budaya baca.

    ”Sesi budaya baca menjadi salah satu bagian menarik dari pelatihan ini, kaget saja, karena disuruh menutup mulut dengan solatip kertas. Lalu di depan pintu sudah ada buku-buku dan disuruh pilih buku dan membaca di dalam ruangan,” ujarnya, Rabu (14/11).

    Desmi menambahkan, membaca senyap merupakan hal yang akan diterapkannya ketika kembali ke sekolah, ”Saya akan membicarakan program budaya baca dengan membaca senyapnya dengan kepala sekolah,” tandasnya.

    Senada dengan Desmi, Nurjannah Alhar, guru MTsN 3 Tanjab Timur, ”terus terang model membaca senyap tadi membuat saya berkeinginan untuk memasukkan program tersebut ke dalam rencana kerja sekolah” paparnya.

    Sebagaimana diketahui, kerja sama program PINTAR Tanoto Foundation dengan Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur tersebut menyentuh guru-guru SMP dan MTs, ”Kegiatan ini mendorong guru-guru SMP dan MTs di Tanjab Timur agar memiliki program budaya baca, seperti membaca senyap dan pojok baca,” ujar Medi Yusva, Koordinator Program PINTAR Tanoto Foundation Jambi.

    ”Total peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 60 orang guru SMP dan MTs di Tanjab Timur” tambahnya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.