Dielukan dan Disambut Masyarakat Bak Menjabat RI 1

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Hal ini membuktikan, Presiden ke 6 Republik Indonesia tersebut masih dielukan meski hujan mengguyur bumi Wonosari, saat SBY dan rombongan tiba di Jogya.

Meski sudah hampir empat tahun menanggalkan jabatan sebagai Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono tetap di tunggu-tunggu kedatangannya oleh masyarakat Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (10/12/2018) dalam safari politik Partai Demokrat jelang Pemilu 2019 mendatang.

Hal ini membuktikan, Presiden ke 6 Republik Indonesia tersebut masih dielukan meski hujan mengguyur bumi Wonosari, saat SBY dan rombongan tiba di Taman Parkir Wonosari, Kawasan Pasar Argosari.

Banyak kenangan yang sulit untuk dilupakan disaat SBY menjabat sebagai Presiden kala itu. Banyak program-program beliau yang sangat membantu rakyat jelata baik disegala profesi yang bergerak di bidang, darat dan laut.

Di bidang pertanian, SBY begitu membantu para petani untuk tetap mendapatkan hasil panen yang melimpah tanpa kuatir mengeluarkan biaya produksi membengkak. Dimana salah satu kebijakan yang tetap diingat masyarakat Jogya ialah mempertahankan subsidi pupuk untuk petani.

Selain itu, SBY juga membuat aturan bagi produsen akomoditi untuk menstop impor pangan disaat musim panen. Hingga, kebijakan ini pun membantu kesejahteraan petani dalam menikmati hasil panen yang melimpah dari pembeli.

Sedangkan untuk pengusaha kecil, dan menengah (UMKM), SBY memiliki program tak kalah  bagusnya dengan bidang pertanian dan kelautan.

Mantan Menteri Kordiator Politik Hukum dan HAM (Mnekopolhukam) era Gus Dur ini melonggarkan pajak bagi pengusaha agar lebih besar menikmati keuntungan tiap bulan bahkan tahunan dari jerih payah merintis usaha di bidang UMKM.

Masyarakat sudah tahu SBY dalam memimpin bangsa ini berkeinginan membantu dan melindungi para pengusaha UMKM dalam menjalankan usaha atau bisnis termasuk pedagang kecil dan angkutan umum.

Selama mengunjungi masyarakat Jogya, SBY beserta Ibu Ani Yudhoyono dan rombongan begitu dekat dengan para masyarakat

Terlihat SBY dan rombongan menyantap makan siang di RM Bakso & Soto Pak Wariyun bersama masyarakat sekitar untuk melepas rindu tanpa sekat dan pengamanan presiden yang bertampang sangar.

Bukan cuma jabat tangan dan foto bersama yang dilayani, bahkan SBY berkenan menyumbangkan suara emasnya untuk menghibur masyarakat.

Diiringi musik dari komunitas pengamen Wonosari, SBY menyanyikan tiga tembang lawas.

Judulnya: Cinta dan Permata, Andaikan Kau Datang, dan Ojo Podo Nelongso. Tak pelak, masyarakat pun turut bernyanyi bersama SBY.

Penulis begitu merasakan keharmonisan antara SBY dengan rakyat. Dan penulis lupa akan pemimpin yang sebenarnya jika dilihat dari kedekatan yang bukan pencitraan sesaat untuk meraup simpati jelang pemilu saja.

Sikap ikhlas tanpa pujian tampak diraut wajah ketua umum Demokrat ini meski diliput media lokal setempat. Namun, pancaran senyum beliau tak bisa berbohong disaat menghampiri warga sekitar sambil menyapa dengan ramah khas SBY disaat menjabat sebagai orang nomor satu di tanah air.

Pemerintah sekarang harus banyak belajar dari SBY. Karena beliau lebih paham akan kebutuhan dari masyarakat sejak 10 tahun memimpin bangsa dan merasakan asam garam berbagai keluhan dari dalam maupun luar negeri.

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
Lihat semua