Koleksi Tas Mahal? Ini Tips Membedakan Tas Asli & Tas Palsu - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Khwarizmi Febri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Koleksi Tas Mahal? Ini Tips Membedakan Tas Asli & Tas Palsu

    Bagi kamu yang gemar mengkoleksi tas bermerek, agar tidak salah pilih berikut tips yang bisa ditiru.

    Dibaca : 2.411 kali

    Photo Credit: Pexels

     

    Tidak sedikit kasus penipuan saat membeli barang-barang branded yang terjadi bekalangan ini, membuatmu harus selalu berhati-hati. Sebagai salah satu pengguna tas bermerek, Mirsya Budiarsi juga selalu teliti dalam memilih tas agar tak salah beli. Kamu pun juga harus selalu mengedepankan ketelitian, apalagi bila ingin mengoleksi tas mahal.

    Agar kamu tak salah beli saat membeli tas branded seperti yang pernah dialami beberapa artis seperti Zaskia Gotik yang pernah ditipu saat membeli tas mewah yang nyatanya palsu, ada beberapa tips yang harus kamu ketahui. Berikut informasi lengkapnya!

     

    Jahitan dan permukaan kulit

    Kunci membedakan tas asli dan tas palsu terletak pada jahitan dan permukaan kulitnya. Tas branded asli memiliki jahitan dan permukaan kulit yang akan nampak mulus dan super tapi. Kamu tidak akan mendapati jahitan yang bertumpuk atau lepas pada tas branded asli. Hal ini dikarenakan tas branded asli akan selalu melakukan pengecekan pada barang sebelum dijual di pasaran untuk menghindari adanya barang cacat atau tidak sempurna.

    Oleh karena itu, sebelum membeli tas branded, kamu harus pastikan bahwa tas yang akan kamu beli mempunyai jahitan yang sempurna dan tidak ada benang yang cacat ataupun longgar. Bila penjual beralasan kecacatan terjadi sebagai kesalahan mesin, kamu tak boleh sampai percaya karena tas asli pasti mempunyai jahitan yang rapi.

     

    Logo

    Kamu juga harus memerhatikan logonya. Logo pada tas branded asli tidak pernah berubah, terutama produk tas mewah seperti Chanel atau Hermes. Logo pada tas branded asli dipastikan tercetak dengan rapi, tegas, dan presisi. Apabila kamu menemukan adanya kecacatan pada logo tas mewah yang ingin kamu beli, jangan sampai terkecoh dan pastikan kamu melakukan kroscek bila tetap ingin membelinya agar kamu tak salah beli dan tertipu dengan barang palsu.

     

    Detail tas

    Kamu juga perlu memerhatikan detil tas dengan seksama. Pastikan produk tersebut halus, rapi, detil, dan mulus. Sebagai informasi, untuk tas Hermes Birkin atau Kelly, pastikan kamu memperhatikan gembok yang terdapat pada tas. Gembok Hermes pasti akan datang lengkap dengan kuncinya. Pada kunci dan gembok tertera pula nomor seri yang sama. Gembok Hermes juga akan berada di dalam gantungan kulit berbentuk lonceng dan setiap tas Hermes mempunyai cap yang menunjukkan tahun pembuatannya (biasanya tergrafir pada kenop tas).

     

    Sementara untuk Chanel, kamu harus dengan sangat teliti mengenali bentuk logonya. Chanel mempunyai logo berbentuk dua huruf 'C' yang berdempet dengan arah berlawanan. Kamu harus ingat bahwa emblem huruf 'C' kanan selalu berada di bawah huruf 'C' kiri. Jika ingin membeli tas produk Chanel, hal terpenting yang perlu kamu ingat adalah setiap tas Chanel dilengkapi dengan sertifikat keaslian yang jumlah digitnya menyesuaikan dengan tahun pembuatannya. Perhatikan pula detil warna logo dan ritsleting tas. Chanel asli selalu datang dalam warna yang sama persis.

     

    Gunakan alat bernama Entrupy

    Bila kamu ingin secara akurat memastikan tas branded yang ingin kamu beli itu asli atau palsu, kamu bisa menggunakan alat bersama Entrupy. Perangkat nirkabel yang menggunakan kamera mikroskopis ini akan mencocokkan ciri-ciri dan detail barang asli dengan barang yang sedang diteliti. Pencocokan tersebut mulai dari pola cetak, permukaan dan tekstur kulit, serta pewarnaannya. Alat ini juga akan membandingkan ciri tersebut dengan database 30.000 tas tangan dan dompet yang telah disimpannya.

    Vidyuth Srinivasan, Pendiri Entrupy, menyebut bahwa tingkat keakuratannya mencapai 98%. Dengan ketelitian dan kemampuan memperbesar gambar hingga 260 kali, alat ini dapat mengenali sebelas merek yang sering dipalsukan, termasuk Louis Vuitton, Chanel, dan Gucci. Saat ini, sudah ada sekitar 160 bisnis yang menggunakan jasa penyewaan alat ini untuk membantu konsumen mengidentifikasi barang tiruan yang sering dijual di internet atau melalui penjual barang second.

     

    Itulah beberapa tips membedakan tas asli dan tas palsu yang bisa membantumu agar tak tertipu. Kamu harus selalu berhati-hati dan teliti agar tak kecewa, ya. Apalagi jika kamu memang merupakan kolektor tas-tas branded seperti Mirsya Budiarsi.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.