Benarkah Sandiaga Uno Akan Bangun Ekonomi Pariwisata? - Analisis - www.indonesiana.id
x

firdaus cahyadi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Benarkah Sandiaga Uno Akan Bangun Ekonomi Pariwisata?

    Mungkinkah seorang paslon capres akan bangun ekonomi pariwisata, bila memiliki jejak ekologi di salah satu kawasan wisata andalan Banyuwangi?

    Dibaca : 1.841 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dalam sebuah kicauannya di twitter pada 15 Desember 2018 lalu, calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno menuliskan bahwa pihaknya akan mengembangkan ekonomi berbasis pariwista jika terpilih menjadi presiden dalam pilpres 2019. "Ini menjadi salah satu fokus Prabowo-Sandi di sektor ekonomi, yakni ekonomi berbasis pariwisata. Banyak multiplier effectnya, seperti kuliner, penjualan souvenir, hingga penginapan. Sektor pariwisata juga akan tetap kokoh meski kondisi ekonomi negara terdampak pelemahan rupiah," tulisnya dalam akun twitternya.

    Sebagai pemilih di pilpres 2019 kita harus cerdas dan kritis. Benarkah jika Prabowo-Sandi memenangkan pilpres 2019 akan mengembangkan ekonomi berbasiskan pariwisata? Untuk menjawabnya marilah kita lihat jejak ekologi seorang Sandiaga Uno terkait ekonomi berbasis pariwisata ini.

    Apakah anda pernah berwisata pantai ke Pulau Merah, Banyuwangi? Seperti ditulis tabloidwisata.com, Pantai Pulau Merah Banyuwangi memiliki pasir putih yang terhampar luas sepanjang 3 KM. Dimana tidak jauh dari bibir pantai tersebut Terdapat bukit kecil yang sangat cantik setinggi 200 M. Di bagian timur, wisatawan disuguhi dengan pemandangan pegunungan. Sedangkan di bagian barat, wisatawan disuguhi dengan pemandangan sunset yang sangat indah.

    Namun, pada 2016, wisata pantai Pulau Merah Banyuwangi, sepi pengunjung. Penyebabnya, banjir lumpur dari sungai yang mengarah ke Pantai Pulau Merah di kawasan Gunung Tumpang Pitu membuat kawasan wisata Pulau Merah yang sebelumnya berpasir putih dan jernih  berubah menjadi wisata penuh lumpur. Seperti ditulis KBR, pengelola Wisata Pulau Merah Yogi Turnando menuturkan, meski tidak ada hujan, namun air sungai yang mengandung lumpur masih terus meluap. Apa penyebab banjir lumpur di kawasan wisata pantai andalan Banyuwangi, Jawa Timur itu?

    Penyebab banjir lumpur di destinasi wisata Pantai Pulau Merah, Kabupaten Banyuwangi, diduga karena pembukaan lahan di Gunung Tumpang Pitu yang dibangun untuk kawasan pertambangan emas. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Banyuwangi, Chusnul Khotimah kepada Kompas.com, Kamis (18/8/2016). "Di Gunung Tumpang Pitu ada pembukaan lahan untuk pembangunan dan pasti ada penebangan pohon, sehingga kalau terjadi hujan walaupun intensitasnya kecil pasti yang akan erosi," jelas Chusnul.

    Siapa pemilik tambang emas yang diduga menyebabkan kerusakan tempat wisata andalan Banyuwangi tersebut? Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), menuliskan dalam websitenya bahwa banjir lumpur yang melanda kawasan wisata Pantai Pulau Merah, Kabupaten Banyuwangi, pada 2016, tidak lepas dari aktivitas pertambangan emas PT. Bumi Suksesindo (BSI) milik pengusaha Sandiaga Uno, Boy Thohir dan Soeryadjaya. 

    Bagaimana kita, sebagai pemilih bisa percaya, janji seorang paslon capres akan membangun ekonomi berbasiskan pariwisata jika terpilih dalam pilpres 2019, bila ternyata memiliki jejak ekologi di salah satu kawasan wisata andalan Banyuwangi? Marilah menjadi pemilih yang cerdas.

    Ikuti tulisan menarik firdaus cahyadi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.