Resolusi Keuangan untuk Pekerja Muda di 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sabagai pekerja pemula, kebanyakan dari mereka belum memiliki pengetahuan pengelolaan uang dengan baik.

Kelompok angkatan muda yang memasuki dunia kerja pada 2019 akan terus meningkat. Dengan demikian jumlah pekerja muda yang notabena belum lama lulus kuliah bakal bertambah. Sabagai pekerja pemula, kebanyakan dari mereka belum memiliki pengetahuan pengelolaan uang dengan baik.

 

Selama ini mayoritas dari mereka masih mengelola uang yang disetor oleh orang tua masing-masing. Dengan kata lain uang yang diterima sekadar dikelola untuk pemenuhan kebutuhan kuliah dan hidup.

 

Saat memasuki dunia kerja dan mendapatkan pendapatan bulanan yang harus dikelola sendiri, mereka tak jarang menjadi bingung cara mengelolanya. Padahal, pengelolaan yang benar dan tepat sangat diperlukan. Berikut ini beberapa tips keuangan bagi pekerja muda sebagai resolusi keuangan pada 2019 yang sebaiknya diketahui.

 

1. Pola Alokasi 40:30:20:10

Pola alokasi gaji atau pendapatan bulanan ini biasanya efektif diterapkan untuk pekerja pemula. Dari keseluruhan pendapatan bersih yang diterima, selayaknya dialokasikan:

40% untuk biaya hidup dan pengeluaran rutin

30% untuk bayar cicilan, tabungan dan pembentukan dana darurat

20% untuk dana yang sifatnya social, seperti untuk sedekah, amal, hiburan serta rekreasi

10% untuk investasi

Hayo cek apakah sudah di jalur alokasi yang tepat apa belum?

 

2. Jangan Gampang Tergoda

Sebagai pekerja pemula yang harus mengelola gaji atau pendapatan secara mandiri, kamu sebaiknya tidak gampang tergoda untuk ikut-ikutan tren secara berlebihan. Gaya hidup yeng mengikuti tren biasanya membuat bokek keuangan. Gaya hidup yang kerap menjangkiti yakni gaya hidup konsumeris.

 

3. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan dan keinginan itu dua yang berbeda. Kebutuhan itu kata dasarnya butuh sehingga terkait hal-hal yang mau tidak mau harus dipenuhi karena dibutuhkan, sementara kata dasar keinginan adalan ingin yang memiliki arti sesuatu yang tidak harus dipenuhi alias bisa ditunda terlenih dahulu. Sebagai pekerja muda, tentunya harus fokus pada hal-hal yang dibutuhkan karena kalau hanya menuruti keinginan bakal membuat kering-keronta keuangan pribadi.

 

4. Menabung dengan Cara Modern

Menabung itu wajib hukumnya bagi pekerja pemula. Alokasi tabungan minimal 10% dari gaji. Sebagai pekerja muda modern tentu sudah sepantasnya memilih tabungan modern. Tabungan masa kini yang cocok untuk pekerja muda adalah tabungan yang berbasis aplikasi. IPOTPAY, aplikasi tabungan online yang diawasi oleh OJK ini memberikan imbal hasil lebih tinggi dari tabungan konvensional dan deposito yakni 7-9% per tahun. Cara menikmatinya pun cukup easy, yakni dengan melakukan registrasi full digital dengan terlebih dahulu mengunduh aplikasi IPOTPAY yang tersedia di Play Store dan App Store. Pembukaan rekening tanpa tanda tangan basah dan kirim dokumen fisik segala ini memungkinkan nasabah langsung menikmatinya dalam waktu kurang dari 1 Jam.

 

5. Investasi

Banyak yang bertanya kapan waktu yang tepat untuk investasi dan nyatanya kebanyakan pekerja muda belum peduli dengan investasi ini. Padahal, investasi yang dilakukan lebih cepat itu lebih baik. Semakin dini berinvestasi, semakin cepat pula kemapanan ekonomi di masa depan akan terwujud. Sebagai pekerja muda, investasi yang paling cocok untuk mereka ini adalah investasi reksa dana yang saat ini sudah sangat mudah, cepat dan ora susah, seperti yang ditawarkan oleh platform IPOTFUND sebagai supermarket reksa dana online terbesar di Indonesia. Jangan menunda-nunda investasi, lakukan sekarang juga.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Dhea

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua