Semangat Jokower's Menurun Karena Demokrat Solid - Analisa - www.indonesiana.id
x

Sapto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Semangat Jokower's Menurun Karena Demokrat Solid

    Dibaca : 1.041 kali

    Saya melihat semangat pendukung capres nomor urut 01 sudah mulai kendor. Beberapa kali digelarnya deklarasi dukungan, sepi pengunjung. Antusias masyarakat menurun.

    Bisa dipastikan Jokowi-Amin gagal rebut simpati rakyat jelang pemilihan umum April mendatang.

    Dengan begitu, sebuah peluang bagi pendukung pasangan capres nomor urut 02 untuk menang. Berjuang tanpa batas. Dan mengantarkan Prabowo-Sandi ke kursi Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024.

    Berdasarkan kajian berbagai survei, tingkat elektabilitas petahana masih perlu didongkrak. Hal ini bertujuan agar melampaui batas 60 persen agar berada di zona aman. Belum bersifat mutlak sih, hanya saja warning bagi kubu Jokowi-Amin untuk raih menang di pemilu nanti. Tak cukup dengan ‘Kerja keras dan kerja cerdas’. Masih sangat diperlukan oleh kubu Paslon nomor urut 01, tanpa kompromi!

    Padahal, jika dilakukan deklarasi dukungan akan membuat rakyat senang. Namun tidak demikian. Kubu Jokowi gagal mempengaruhi psikologi rakyat.

    Di kubu Prabowo deklarasi selalu gemuruh. Dalam arti meriah dan ribuan orang datang untuk beri dukungan. Terlebih dari koalisi Partai Demokrat. Solid membantu pasangan ini untuk menang. Saling suport. Saling mengingatkan dan kerjasama tim para kader begitu akrab. Saya melihatnya demikian!

    Program-program yang didengungkan pun masuk akal. Tidak muluk-muluk. Beda dengan kubu Jokowi-Amin. Semua program pemerintah dianggap omong kosong. Tak sesuai janji disaat kampanye 2014 lalu. Rakyat sudah dibohongi. Dikecewakan. Wajar jika deklarasi dukungan selalu sepi.

    Partai Demokrat dengan amunisi 14 Prioritas untuk rakyat sangat ampuh mempengaruhi masyarakat. Terlebih sang ketua umum turun langsung menemui rakyat. Dengarkan keluhan rakyat. Membantu rakyat. Motonya saja ‘ Rakyat tidak boleh susah, harus semakin sejahtera’.  Dan Demokrat utamakan rakyat, yang penting negara adil. Dengan begitu rakyat pasti sejahtera.

    Nah, wajar jika elektabilitas Jokowi merosot. Karena rakyat sudah cerdas dalam menyikapi politik. Begitu pun dengan partai koalisi lain. Yang memiliki tagline lebih mendengarkan Ijitima Ulama dan Islam dalam berpolitik. Dengan begitu kolaborasi koalisi Indonesia adil makmur begitu nyata. Menyentuh hati masyarakat. Pembuktian nya empat tahun berjalannya pemerintahan Jokowi-JK. Indonesia semakin terpuruk. Rakyat menderita. Hal ini tak boleh terjadi untuk lima tahun kedepan.

     

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.