Reksa Dana untuk Pemula Itu Mudah Banget Nikmatinya - Analisa - www.indonesiana.id
x

Setyo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Reksa Dana untuk Pemula Itu Mudah Banget Nikmatinya

    Dibaca : 3.119 kali

    Investasi paling tepat untuk pemula adalah reksa dana. Ada beberapa alasan kenapa reksa dana ini cocok untuk pemula yang ingin mengembangkan dana yang dimilikinya. Sebagai pemula, tentu yang diinginkan itu kemudahan.

     

    Lebih dari itu, tak sekadar mendapatkan bunga tabungan yang seuprit atau bunga deposito lebih besar dikit tapi ribet, reksa dana menjadi alternatif untuk dana yang ingin dikembangkan dengan hasil maksimal.

     

    Berikut ini beberapa alasan kenapa nabung reksa dana itu mudah dilakukan:

     

    1. Belinya Gampang

    Reksa dana kini gampang belinya karena sudah serba online. Kita tinggal membelinya ke manajer investasi (MI) atau ke sekuritas, bank, dan e-commerce yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD).

     

    2. Ditangani MI Profesional

    Investasi reksa dana ini tergolong mudah karena kita selaku investor tidak perlu melakukan banyak hal. Setelah membeli reksa dana, kita tinggal duduk manis dan menunggu hasil kinerja manajer investasi yang mengelola reksa dana.

     

    3. Serba Gadget

    Investasi reksa dana sudah serba online sehingga bisa diakses dengan beragam gadget yang dimiliki. Karena sudah serba online kini muncul supermarket reksa dana online yang menawarkan beragam produk reksa dana. Pilih lah supermarket yang terlengkap dan terpercaya, misalkan supermarket reksa dana online pertama dan terbesar di Indonesia bernama IPOTFUND.

     

    4. Dana Terjangkau

    Investasi reksa dana kini sudah sangat terjangkau. Dengan dana minimal Rp.100.000,- saja, siapa pun sudah bisa menikmati reksa dana.

     

    5. Hasil Maksimal

    Kalau di tabungan atau deposito ada istilah bunga, di reksa dana dikenal imbal hasil (return). Ini hanya soal istilah saja, senyatanya sama-sama mengarah ke pada hasil. Dibanding dengan tabungan konvensional dan deposito, hasil investasi di reksa dana lebih tinggi dari keduanya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.











    Oleh: Admin

    5 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 1.089 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).