Nyanyian Romi; Engga Beli Tak Kemplang - Analisa - www.indonesiana.id
x

kang Nasir

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Nyanyian Romi; Engga Beli Tak Kemplang

    Dibaca : 4.216 kali

    Siapa tak kenal Gus Romi alias Romihurmuzy atau saya biasa memanggilnya Almukarromun Kiyai Haji Romihurmuzy. Ia adalah tokoh termuda yang memimpin Partai Politik di Indonesia yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang punya latar belakang partai Islam. Memimpin partai yang berlatar belakang Islam, sudah barang tentu Romi di kelilingi oleh tokoh tokoh Islam seperti Kyai Maimun Zubair (Mbah Mun) Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Kyai Asep Saifuddin Halim dan lainnya. Pesan pesan politiknya, disamping menyampaikan persoalan pentingnya persatuan nasional, juga  selalu bersinggungan dengan pesan pesan Islam yang rohmatan lil alamin.

    Meskipun sebagai tokoh politik yang memegang kendali partai politik, ternyata Romi tidak terpaku dengan aktivitas politik saja. Sebagai orang muda, rupanya Romi tak mau menyia-nyiakan  jiwa mudanya, ia ternyata punya hobby menyanyi, bahkan sampai sekarang ia masih punya group Band yang di bentuk sejak SMA.

    Suara Romi memang tak jelek jelek amat, boleh dibilang lumayan untuk ukuran bukan penyanyi professional. Dalam satu acara Talk Show di sebuah stasiun TV Swasta, Romy yang didampingi ghost Andritani asyik menyanyikan lagu barat berjudul “I believe I can fly”. Sebuah lagu yang menggambarkan tentang keyakinan seseorang bisa terbang. Namun syair lagu itu kemudian   diparodikan oleh rekannya Andretani dengan memakai bahasa Indonesia hingga syairnya berubah menjadi;

    Engga beli tak kemplang..

    Engga beli tak kemplang

    Kalau engga beli tak kemplang”.

    Di luar itu, ternyata Romi punya  lagu favorit yakni lagu yang berjudul “Akad”. Beberapa kali tampil di acara TV, Romy membawakan lagu ini seperti dalam acara “Ini Talk Show“ NET TV , “Hitam Putih”, Trans 7 dan “Indonesia Satu” NET TV.

    Adapun syair lagu “Akad” berbunyi demikian;

    Betapa bahagianya hatiku saat,Ku duduk berdua denganmu Berjalan bersamamu, Menarilah denganku,

    Namun bila hari ini adalah yang terakhir,Namun ku tetap bahagia Selalu kusyukuri Begitulah adanya

    Namun bila kau ingin sendiri, Cepat cepatlah sampaikan kepadaku,Agar ku tak berharap, Dan buat kau bersedih

    Bila nanti saatnya telah tiba, Kuingin kau menjadi istriku, Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan, Berlarian kesana-kemari dan tertawa

    Namun bila saat berpisah telah tiba, Izinkanku menjaga dirimu, Berdua menikmati pelukan di ujung waktu, Sudilah kau temani diriku

    Namun bila kau ingin sendiri, Cepat cepatlah sampaikan kepadaku, Agar ku tak berharap, Dan buat kau bersedih

    Lagu Akad ini menggambarkan tentang sebuah harapan hidup untuk bahagia dengan menjadi pasangan. Jika ditelisik dari syair lagu Akad  dengan setting waktu penampilan Romi sebelum penetapan calon wakil Prisiden,  nampaknya cocok untuk mewakili perasaan politik Romi yang saat itu sedang berharap bisa menjadi pasangan Jokowi sebagai  Calon Wakil Presiden. Namun apa daya realitas politik justru berkata lain, Jokowi malah memilih KH Ma’ruf Amin sebagai pasangan calon Wakil Presiden. Alih alih menjadi Tim Sukses Jokowi, Romi malah mengalami nasib paling tragis, ia sekarang justru menjadi pesakitan KPK karena kasus (dugaan) jual beli Jabatan di Kemenag.

    Secara pribadi, saya salut dengan Romi,  keberadaannya  di KPK,  ternyata tidak serta merta meninggalkan hobbynya bernyanyi. Saat ia keluar dari pemeriksaan penyidik, ia kemudian menyanyikan lagu yang berkaitan dengan orang orang yang dianggap turut andil sehingga Romy ditangkap KPK. Nyanyian itu berjudul peran Gubernur Jawa Timur yang mantan Mentri Sosial Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.  serta peran ulama berpengaruh di Jawa Timur Kyai Asep Saifuddin Halim.

    Ya, teruslah bernyanyi Gus Romi dengan lagu lagu mellow kesukaanmu.

    Kini publik tinggal menunggu bagaimana kelanjutan dari nyanyian merdu Almukarromun Kyai Romahurmuzy.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.