Warga Boyolali Heboh, Tiga Ular Piton Empat Meter Masuk ke Permukiman Warga - Viral - www.indonesiana.id
x

Eksani Boyolali

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Mei 2019

Kamis, 13 Juni 2019 15:59 WIB
  • Viral
  • Pilihan
  • Warga Boyolali Heboh, Tiga Ular Piton Empat Meter Masuk ke Permukiman Warga

    Dibaca : 173 kali

    Warga Boyolali heboh, tiga ular piton sepanjang empat meter masuk ke Permukiman warga

     

    BOYOLALI (JAWA TENGAH) --- Warga desa Gabug, Desa Winong, Boyolali Kota dihebohkan dengan adanya tiga ular piton sepanjang empat meter yang masuk ke permukiman warga, Jum’at (7/6/2019) lalu.

    Ketiga ular piton tersebut ditangkap oleh warga dalam waktu yang berbeda, namun dalam sepekan warga menangkap tiga ular piton di berbagai tempat di Desa Winong, Boyolali. Keberadaan ular piton yang berukuran besar tersebut menjadikan warga semakin was was, namun kabar ditangkapnya tiga ular piton tersebut membuat warga sedikit lega.

    Menurut warga yang menangkap ular tersebut, Jumadi, mengatakan, saat ia keluar rumah dan melewati jembatan di belakang rumahnya ia melihat seekor ular piton yang memangsa ternak warga, ukurannya cukup panjang yaitu tiga meter, di hari berikutnya warga ada yang ketakutan melihat ular masuk di rumah warga juga hendak memangsa ayam milik warga, setelah ia dikabari dan ditelpon, ia langsung bergegas menuju tempat tersebut, keesokan harinya lagi ia juga menagkap ular piton yang masuk lagi ke permukiman warga, banyaknya ular piton tersebut ia duga karena cuaca saat ini sangat panas, dan kemungkinan juga ia kelaparan dan dihabitatnya kehabisan makanan, Ujarnya.

    Keberadaan ular piton tersebut bisa jadi habitatnya di sungai yang kering di belakang Desa Winong, yang berhulu di kali gedhe, Boyolali kota letaknyapun semak belukar dan jarang dijamah warga.
    Kabar ditangkapnya tiga ular piton tersebut membuat warga penasaran hingga menyempatkan untuk melihat tiga ular piton yang sudah dibuatkan kandang oleh warga. Rencananya ketiga ular piton tersebut akan dijual jika ada yang membelinya, namun jika tidak, warga akan memeliharanya dan akan dibuatkan taman reptil sehingga bisa menjadi tontonan warga. (Eksani)


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.