Ssst... Ini Bocoran Figur dan Komposisi Kabinet Baru Jokowi - Analisa - www.indonesiana.id
x

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 15 Agustus 2019 14:24 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Ssst... Ini Bocoran Figur dan Komposisi Kabinet Baru Jokowi

    Dibaca : 35.270 kali

    Presiden terpilih lazimnya mengumumkan susunan anggota kabinet baru pada Oktober setelah ia dilantik.  Apakah Presiden Jokowi akan menerabas pakem ini?  Yang pasti, ia mengatakan: “Bisa segera diumumkan, karena pasar juga sudah menunggu untuk kepastian,” kata Jokowi kepada para pemimpin redaksi media  dalam jamuan makan siang di Istana Merdeka, 14 Agustus 2019.

    Logikanya, pengumunan sebelum pelantikan Presiden  tidak bisa disebut sebagai kabinet periode 2019-2024. Perubahan kabinet itu hanya dianggap sebagai perombakan  karena Jokowi belum menyelesaikan masa  pemerintahan periode sebelumnya.

    Berikut poin penting mengenai komposisi kabinet Jokowi mendatang:

    1.Komposisi 55 persen profesional, 45 persen partai politik
    Presiden Jokowi mengatakan bahwa  55 persen dari jumlah menteri berasal dari kalangan profesional.  Sisanya diisi oleh figur-figur usulan  partai politik.  Ia juga  menyebutkan, kabinetnya merepresentasikan semangat kebangsaan.

    Selain asal partai politik,  Jokowi akan  mempertimbangkan faktor daerah, agama, gender, latar belakang organisasi kemasyarakatan, dan usia dalam menentukan calon menteri. Ia pun menyatakan, kaderisasi pemimpin masa depan juga menjadi bagian penting kabinet mendatang. Selengkapnya baca: Jokowi Pastikan 45 Persen Anggota Kabinet dari Partai

    2.Menteri dari PDIP Terbanyak
    Presiden  mengatakan bahwa jumlah menteri dari PDIP di kabinetnya mendatang pasti yang terbanyak. "Itu jaminannya saya," kata Jokowi saat memberi sambutan di pembukaan Kongres V PDIP di Bali, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Sebelumnya, Megawati blak-blakan meminta kepada Jokowi agar PDIP dapat jatah menteri terbanyak. "Saya meminta dengan hormat kepada bapak presiden, PDIP Perjuangan harus masuk kabinet dengan jumlah menteri terbanyak," ujar Megawati Soekarnoputri. Baca: Jokowi Jaminan Jatah Menteri PDIPP

    3.Ada Menteri di Bawah usia 30 tahun
    Jokowi mengungkapkan adanya menteri yang berusia pada kisaran 25 hingga 30 tahun dalam kabinet mendatang. "Ya, ada yang muda, setengah muda, ada yang setengah tua," kata Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 14 Agustus 2019.  Baca juga: Ada-Menteri Berusia di Bawah 30 Tahun

    4.Mempertimbangkan menteri dari aktivis’98
    Jokowi  memberi sinyal akan memilih menteri yang bisa memimpin dengan karakter kuat dan memiliki keberanian dalam mengeksekusi setiap keputusan yang sulit. "Saya membutuhkan orang yang memiliki kemampuan manajerial yang kuat dan baik," ujar Jokowi dalam acara Halal Bihalal bersama aktivis '98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Ahad, 16 Juni 2019.

    Presiden mengatakan, karakter tersebut ada  pada para aktivis 1998, yang kini masih terus berkiprah dalam dunia politik.  "Saya mendengar banyak aktivis '98 yang menjadi anggota DPR, kepala daerah, saya lihat di menteri belum," ujar Jokowi. Baca: Bocoran Sosok Calon Menteri  

    5.Membikin Kementerian Baru
    Presiden  Jokowi juga menyampaikan akan ada perubahan nomenklatur kementerian. "Ada. Ada (kementerian) yang digabung, ada (kementerian) yang baru," kata Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019. Jokowi tak menyebutkan kementerian mana yang digabung dan yang baru.

    Bocoran nama kementerian baru datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).  Partai ini menyatakan mendukung penuh rencana Presiden membentuk dua kementerian baru, yaitu kementerian digital dan ekonomi kreatif dan kementerian investasi.

    "Apa yang diputuskan Presiden Jokowi sejalan dengan hasil keputusan Kongres V Partai, khususnya terkait dengan desain DPP PDIP dan desain kabinet yang senafas," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto lewat keterangan tertulis pada Rabu, 14 Agustus 2019. Baca: PDIP Dukung Jokowi Bentuk Dua Kementerian Baru ***


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.