Menghadirkan Indonesia di Kota Baku pada Festival Indonesia - Travel - www.indonesiana.id
x

Icf

Alfin Riki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Sabtu, 7 September 2019 22:57 WIB
  • Travel
  • Berita Utama
  • Menghadirkan Indonesia di Kota Baku pada Festival Indonesia

    Dibaca : 1.410 kali

     

    Kedutaan Besar Republik Indonesia di Baku, Azerbaijan, untuk keempat kalinya akan segera menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival. Festival yang terdiri dari beragam rangkaian kegiatan ini akan dimulai pada tanggal 9 September 2019 hingga 16 September 2019.


    Pada 9 September 2019, KBRI Baku akan menyelenggarakan resepsi diplomatik, dilanjutkan pada tanggal 11 September 2019, akan dilaksanakan pementasan budaya Indonesia di sebuah gedung pertunjukan bergengsi di kota Baku, yakni Heydar Aliyev Palace. Pada 12 September 2019 di pagi harinya akan diadalan seminar multikulturalisme di bidang literatur Indonesia dan Azerbaijan dan pada malam harinya akan diadakan pertemuan bisnis antara pengusaha dari Indonesia dan Azerbaijan. Acara puncaknya akan diadakan pada tanggal 13 sampai 15 September 2019, bertempat di alun-alun jantung kota Baku, Fountain Square akan digelar pameran produk unggulan Indonesia dan pementasan budaya Indonesia. Sementara pada tanggal 16 September 2019, Kementerian Pariwisata RI akan mengadakan Sales Mission dengan mengundang operator tour dan travel Azerbaijan.


    Tahun ini acara Festival Indonesia di Baku akan diramaikan oleh musisi dan seniman dari Indonesia seperti Musik Dekat, Tanayu, Sandya Barya Angklung IIP BUMN, Pencak Silat PSHT Reog, Studio Seni Indonesia dan Rumah Angklung. Tim tari mahasiswa dari pusat studi Indonesia di Azerbaijan University of Languages yang diasuh oleh KBRI Baku juga akan tampil dan membawakan tarian dari berbagai provinsi di Indonesia.


    “Seperti biasanya, festival tahun ini akan menghadirkan keindahan dan semaraknya Indonesia ke kota Baku. Masyarakat Azerbaijan akan dapat menyaksikan langsung budaya, hiburan, dan makanan Indonesia. Festival ini ada untuk menjalin hubungan yang lebih akrab antara masyarakat Azerbaijan dengan Indonesa dan diharapkan bisa meningkatkan kerjasama antar kedua negara terutama di bidang ekonomi dan pendidikan,” ujar Husnan Bey Fananie, Dubes RI Azerbaijan.


    Festival ini juga didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kementerian Parwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dan Pemerintah Kota Malang. Berbagai pengusaha yang hadir, cukup mewakili berbagai produk unggulan dari Indonesia, mulai dari batik, tenun, kopi dan cokelat Indonesia, produk olahan kelapa, kosmetik dan produk perawat tubuh, cemilan dan makanan Indonesia.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: Supartono JW

    Senin, 27 Juli 2020 18:56 WIB

    Kisah Perjalanan (4) 27 Juli, Sehari di La Vallee dan Disneyland-Paris

    Dibaca : 246 kali

    Hari ini, Rabu, 27 Juli 2011 setelah sarapan pagi, sesuai agenda kami akan bertandang ke La Valee Outlet Shooping Village dan lanjut ke Paris-Disneyland. Sebenarnya, masih ingin badan ini rebahan di kamar hotel, namun apa boleh buat, saya harus mengikuti agenda perjalanan wisata yang memang sudah sangat tertata. Jadi, tidak boleh ada waktu yang meleset dari jadwal yang telah ditentukan. Kemarin, setengah hari ada di Brussel-Belgia, dan setengah harinya lagi berada di bus baik dari Amsterdam menuju Brussel, maupun Brussel menuju Paris, memang tidak begitu banyak menguras tenaga, karena semua perjalanan di tempuh pada siang hari. Nyamannya bus yang membawa kami dan pemandangan indah antara Brussel-Paris, menjadikan kami tak merasakan bahwa kami harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam 40 menit. Bahkan, saat bus harus rehat di rest area pun, kami sebenarnya ingin bus tak perlu berhenti, karena semangatnya kami. Malah saat bus masuk ke Paris, kami pun tak menyadari bahwa kini kami sudah ada di negera Prancis. Bila di sebelumnya kami sudah bercengkerama di Istanbul-Turki selama sehari. Lalu, di Sofia, Veliko Tarnovo, dan Razgrad-Bulgaria selama delapan hari. Berikutnya, singgah di Koln, Duseldorf-Jerman sekitar tiga jam, dan di Volendam, Amsterdam-Belanda selama dua malam satu hari. Kemudian, di Brussel-Belgia setengah hari, maka di Paris-Prancis ini, kami menginap selama empat malam dan bercengkerama selama tiga hari penuh.