Penelitian: Bercinta Dua Kali Seminggu, Kian Menyehatkan Badan - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

(pixabay/sasint)

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 9 Oktober 2019 11:01 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Penelitian: Bercinta Dua Kali Seminggu, Kian Menyehatkan Badan

    Dibaca : 581 kali

    Semakin banyak bercinta, membuat tubuh semakin sehat. Ini bukan guyonan, tapi kesimpulan sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Madicine belum lama ini.

    Dalam studi tersebut, para peneliti mengajukan pertanyaan kepada 2.267 responden. Mereka ditanya seberapa sering mereka melakukan hubungan seks dalam sebluna. Selain itu para peneliti mengambil darah partisipan untuk dites.

    Seperti ditulis dalam Tempo.co , kesimpulan penelitian itu adalah mereka yang melakukan hubungan seks tidak cukup sering, kadar homosisteinnya lebih tinggi dibanding yang melakukannya sedikitnya dua kali dalam seminggu. Kategori tidak cukup sering itu adalah berhubungan hingga dua kali dalam sebulan.

    Kenapa demikian? Kadar asam amino homosistein erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Homosistein merupakan produk sampingan dari daging yang dikonsumsi sehari-hari. Ini sejenis protein yang dapat ditemukan dalam darah. Idealnya,  kadarnya harus sangat rendah. Jadi kadar homosistein yang meningkat tinggi akan berkaitan dengan resiko penyakit jantung dan penyakit lain.

    Para peneliti tidak menemukan kaitan homosistein dengan peningkatan risiko jantung pada perempuan. Belum jelas apa sebabnya, namun mungkin saja hal tersebut disebabkan oleh stimulasi seksual perempuan yang tidak bergantung pada kesehatan. Misalnya, tidak terkait dengan lancar atau tidaknya aliran darah, seperti pada laki-laki, yang jelas butuh mempertahankan ereksinya.

    Meski demikian, juga tidak dapat langsung ditarik kesimpulan bahwa seringnya berhubunagn seks menyebabkan reduksi homosistein. Namun, selama para peneliti tidak dapat membuktikan sebab akibatnya, lebih banyak bercinta tidak akan berdampak buruk. Demikian dilansir Men's Health.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.