Kabinet Kerja Jilid 2, Sejumlah Pos Kementerian Jadi Rebutan Partai - Analisa - www.indonesiana.id
x

Jokowi

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 21 Oktober 2019 12:00 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Kabinet Kerja Jilid 2, Sejumlah Pos Kementerian Jadi Rebutan Partai

    Dibaca : 865 kali

    Jika tak ada aral-melintang, sebentar lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan susunan Kabinet Kerja Jilid 2, yang akan membantunya dalam periode jabatan 2019-2024. Beredar kabar, bahwa sejumlah pos jabatan kementerian menjadi ajang persaingan partai-partai politik untuk menempatkan kadernya.

    Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menyatakan sejumlah jabatan strategis dan menteri “basah” memang jadi rebutan partai. Posisi itu, kata dia, diantaranya, Menteri Pertahanan, Jaksa Agung, Menteri ESDM, dan Menteri BUMN. “Pos-pos ini banyak memberikan keuntungan secara politik maupun program yang menyentuh langsung rakyat,” kata dia kepada Koran Tempo.

    Koran Tempo juga menemui sejumlah sumber yang mengetahui proses pembentukan kabinet itu, dan memperoleh informasi seputar pos-pos kementerian yang diincar partai politik. Salah satu kursi yang menarik adalah Kementerian Pertahanan.

    Sumber itu menyebutkan bahwa Prabowo Subianto menawarkan diri kepada Jokowi untuk posisi Menteri Pertahanan. Tetapi proposal itu ditentang oleh PDIP, alasannya, menyerahkan posisi Menteri Pertahanan kepada Prabowo sama artinya dengan memuluskan dia untuk menjadi presiden 2024.

    Lalu kursi Menteri Agama juga memiliki daya tarik bagi Partai Persatuan Pembangunan (PP) dan Partai Kebangkitan Bangsa. Bahkan. Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengakui partainya mengincar jabatan di Kementerian Agama dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah. Sumber Koran Tempo menyebutkan PKB pun membidik kursi Menteri Agama karena dianggap strategis untuk menggarap konstituen dari kalangan Nahdlatul Ulama.

    Bagaimana dengan Partai Golkar? Partai berlambang pohon beringin ini ingin mempertahankan kursi yang telah dikuasai selama ini, yakni Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial. “Ekspektasi kami, Pak Airlangga (Hartarto) dan Agus Gumiwang tetap menteri,” tutur Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzilly.

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Kementerian Badan Usaha Milik Negara juga menarik minat partai pendukung Jokowi. Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny Gerald Plate, disebut-sebut ingin menduduki posisi menteri di situ. Tapi ia menepis hal ini. “NasDem tak pernah mengajukan dan meminta jatah menteri,” kata dia.

    Bagaimanakah hasil tarik-menarik antar partai tersebut? Yang jelas semua sudah di tangan Jokowi. Presiden menyatakan jatah menteri untuk partai diperkirakan sebanyak 45 persen atau 15 hingga 16 orang dari jatah 34 kursi. “Ya, kurang-lebih. Besok (hari ini) dilihat, akan saya kenalkan.”


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.