Terima Kasih Atas Pengabdianmu Wahai Bapak Perdamaian Indonesia - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Sayyidina Aliudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Juli 2019

Selasa, 22 Oktober 2019 14:31 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Terima Kasih Atas Pengabdianmu Wahai Bapak Perdamaian Indonesia

    Dibaca : 119 kali

     

    Indonesia telah banyak melahirkan tokoh-tokoh hebat yang mendunia. Sejarah mencatat itu, dunia internasional pun mengakui Indonesia adalah negara yang hebat tempat lahirnya para cendekiawan.

    Dunia internasional tidak hanya mengenal Indonesia karena punya bapak proklamator Soekarno dan moh Hatta. Dua proklamator itu telah menghadirkan generasi penerus mereka yang menjaga keutuhan NKRI.

    Adalah Jusuf Kalla. Putra terbaik dari suku Bugis ini menjadi salah satu titipan para proklamator. Jika dulu, pahlawan terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan, sekarang kita punya Jusuf Kalla yang menjadi Bapak Perdamaian.

    Sejarah juga mencatat Indonesia pernah mengalami keterpurukan, salah satunya perang saudara, perang antar suku, bahkan perang agama. Masa-masa yang sulit memang. Tapi kita bersyukur punya putra terbaik bangsa Jusuf Kalla.

    Perdamaian paska konflik di Poso dan Maluku misalnya, Jusuf Kalla merupakan salah satu tokoh bangsa yang ikut memainkan peran penting untuk mendamaikan konflik.

    Bagi saya, Jusuf Kalla jangan hanya dikenang karena menjadi Wakil Presiden selama dua kali. Pertama bersama Presiden SBY dan kedua mendampingi Presiden Jokowi. Jusuf Kalla juga harus dikenang sebagai Bapak Perdamaian.

    Pak JK, terima kasih atas keikhlasan, pengabdian dan komitmen untuk senantiasa mencintai, menjaga dan melindungi segenap warga negara Indonesia. Segala pengabdianmu akan selalu kami kenang.

    Terima kasih, Bapak Perdamaian. Semoga Pak JK selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus berkontribusi membangun Indonesia emas. Proud of You, Jusuf Kalla. (*)


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.