Ketentuan Umum Yang Wajib Dipatuhi Peserta Balai Lelang Mobil - Analisa - www.indonesiana.id
x

albait arasyid

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 November 2019

Jumat, 22 November 2019 16:35 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Ketentuan Umum Yang Wajib Dipatuhi Peserta Balai Lelang Mobil

    Dibaca : 111 kali

    Ada sejumlah ketentuan umum yang wajib dipatuhi oleh peserta balai lelang mobil agar proses lelang yang dilakukan tetap berjalan dengan kondusif dan baik. Peraturan tersebut juga merupakan bentuk transparansi dan juga itikad baik dari pihak penyelenggara. Alhasil, semua peserta akan bisa memahami bagaimana prosedur lelang tersebut, serta apa tindak lanjut pada saat ada kondisi tertentu yang terjadi.

    Supaya lebih jelas, simak ketentuan umum yang harus dipatuhi para peserta balai lelang mobil sebagai berikut:

    1. Wajib Memiliki KTP dan NPWP

    Bagi peserta lelang yang ingin mendaftar diwajibkan untuk memiliki KTP dan juga NPWP. Informasi terkait nomor Kartu Tanda Penduduk dan Nomor Pokok Wajib Pajak tersebut harus diberikan oleh peserta ke pihak penyelenggara. Hal ini tentunya sebagai langkah untuk mendukung program pemerintah, sesuai dengan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor 26/PJ/2017. Jadi bagi para bidder yang hendak mendaftar, alangkah baiknya untuk menyiapkan persyaratan tersebut.

    2. Biaya Peralihan Hak Kendaraan Adalah Tanggung Jawab Pemenang Lelang

    Pemenang lelang juga harus mematuhi prosedur dari balai lelang mobil ini. Dimana apabila nanti mereka memenangkan proses lelang tersebut, maka segala biaya yang timbul untuk peralihan hak atau pemindahan kendaraan tersebut menjadi tanggung jawab dari para pemenang lelang itu sendiri. Oleh karena itu, hal ini juga sebaiknya Anda persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya.

    3. Obyek Lelang Tidak Dapat Ditukarkan Dengan Alasan Apapun

    Dalam penerapannya, peserta juga tidak diperkenankan untuk menukarkan obyek lelang yang sudah dimenangkan dengan alasan apapun. Baik itu ditukar sebagian atau ditukar secara keseluruhan, semua tidak boleh dilakukan. Jadi jika Anda berpikir bahwa hal tersebut bisa dilakukan, maka sebaiknya berpikirlah dua kali. Obyek lelang yang sudah menjadi hak Anda tersebut, tak lagi boleh ditukarkan dengan obyek lelang manapun.

    4. Kerugian Yang Terjadi Akibat Force Majore Menjadi Tanggung Jawab Pemenang

    Balai lelang mobil juga menekankan bahwa jika ada segala kerugian yang dialami akibat Force Mojar (bencana alam, kerusuhan massa, tindakan moneter pemerintah, dan lain sebagainya), maka semua itu menjadi tanggung jawab pemenang lelang itu sendiri. Oleh karena itu, hal ini harus benar-benar Anda pahami dengan baik, supaya tidak terjadi salah paham yang terjadi di kemudian hari. Pastikan bahwa Anda mematuhi tata tertib yang sudah dijelaskan oleh pihak penyelenggara.

    Kesimpulan

    Adanya peraturan tersebut sudah pasti harus Anda baca detailnya dengan baik. Para peserta lelang harus siap dengan segala konsekuensi yang terjadi. Semua itu sudah masuk dalam ranah sistem penyelenggara lelang terkait. Tapi jika Anda amati dengan baik, balai lelang mobil adalah ajang yang terbaik bagi Buyer dan Seller untuk berpartisipasi di dalamnya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.