Kesalahan yang Sering Dilakukan Para Freelancer dan Cara Mengatasinya Biar Makin Produktif! - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Dua orang melintas di depan layar indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Olivia Florendra

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2019

Sabtu, 23 November 2019 06:12 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Kesalahan yang Sering Dilakukan Para Freelancer dan Cara Mengatasinya Biar Makin Produktif!

    Dibaca : 286 kali

    Berprofesi sebagai freelancer sering terlihat mudah untuk dilakukan. Kamu akan bekerja sendiri dan menentukan banyak hal dalam pekerjaan kamu sendirian, seperti bagaimana cara kamu bekerja dan di mana kamu mau bekerja.

    Tapi ternyata tidak semudah itu, karena sebenarnya ada beberapa tanggung jawab yang dimiliki seorang freelancer dan harus dilakukan. Itu akan sangat sulit jika kamu melakukannya sembarangan dan seenaknya sendiri. Kamu bisa tidak mendapatkan klien lagi nantinya.

    Nah, apa saja sih kesalahan-kesalahan fatal yang sering dilakukan freelancer dan bagaimana cara mengatasinya, bisa kamu simak info lengkap dari Gres.web.id berikut ini.

    1. Menunda pekerjaan

    Karena kamu bekerja sendirian dan menentukan kapan mau bekerja, di mana, dan bagaimana, terkadang kamu juga menunda pekerjaan. Hal ini sering dilakukan oleh para freelancer. Memang kamu menunda karena untuk melepas penat atau mencari inspirasi, tapi jika menunda pekerjaan terlalu lama akan merugikan kamu sendiri.

    Lebih baik kamu tentukan deadline untuk setiap tugas, jadi jika merasa butuh untuk menunda pekerjaan, jangan sampai lewat dari tanggal yang sudah ditentukan.

    2. Mudah terpecah perhatiannya

    Seorang freelancer biasanya mengerjakan pekerjaannya di rumah, dan biasanya di rumah akan lebih banyak hal yang dapat mudah memecah perhatian. Contohnya seperti televisi, sosial media, smartphone, dan lain-lain. Hal itu dapat menggangu konsentrasi kamu bekerja. Jadi lebih baik saat kamu lagi bekerja, pilihlah suatu ruangan yang tidak banyak barang dan hal-hal yang dapat mengganggu, sehingga kamu bisa bekerja dengan fokus dan efisien.

    3. Kurang bersosialisasi

    Hal pertama yang terjadi saat kamu memilih menjadi freelancer adalah kamu tidak perlu datang ke kantor, karena kamu kerja sendiri. Jika di kantor kamu akan bertemu dengan banyak orang dan berkenalan serta mendapatkan teman baru, menjadi freelancer tidak dapat seperti itu.

    Selain itu, walaupun kamu memiliki klien, kamu tidak akan secara langsung berurusan sama dia, mungkin akan lebih sering lewat email, chat atau telepon. Hal ini mampu membuat kamu menjadi orang yang kurang dalam bersosialisasi. Jadi untuk mengatasi hal ini, di saat kamu punya waktu luang yang banyak kamu bisa sempatkan keluar rumah dan bertemu dengan beberapa orang seperti teman atau pergi mencari inspirasi dan mendapatkan teman baru.

    4. Bekerja terlalu berat

    Karena merasa memiliki waktu yang fleksibel, kamu mengambil semua tawaran sampai akhirnya tidak ada waktu untuk merawat dan menjaga diri kamu. Sebisa mungkin usahakanlah untuk mengatur waktu dengan baik antara bekerja dengan untuk diri sendiri. Luangkan waktu untuk istirahat, membaca buku atau melakukan hobi kamu, jangan paksa diri kamu bekerja dengan berat.

    5. Tidak terlalu baik dalam berkomunikasi dengan klien

    Dalam dunia freelancer, seorang klien sangatlah penting. Melalui mereka kamu mendapatkan proyek yang menjadi jalan penghasilan kamu. Tapi jika kamu tidak dapat berkomunikasi baik dengan mereka, bagaimana kamu dapat membangun hubungan dengan mereka. Bangun komunikasi yang baik lewat cara kamu yang berkata-kata dengan sopan, positif, membangun, tidak memaksa dan jangan sering melakukan argumen yang keras. Ungkapkan dengan nada yang tidak menyinggung perasaan mereka.

    6. Hanya mengerjakan apa yang diminta

    Memang tidak salah jika kamu mengerjakan apa yang klien minta. Tapi jangan buat sekenanya saja, lakukan dengan maksimal. Buat pekerjaan kamu lebih baik dari yang diminta. Itu bisa menjadi poin plus dan hal itu juga membuat bisnis kamu ini berbeda dengan freelancer lainnya. Klien dapat suka dengan hasilnya dan mau untuk memberikan kamu proyek yang baru.

    7. Overselling

    Salah satu tujuan menjadi freelancer memang untuk mendapatkan uang lebih, tapi jangan sampai hal itu menjadi batu sandungan. Di saat kamu lebih mementingkan penghasilan, hal itu dapat membuat reputasi kamu buruk, terutama di hadapan klien. Berikan harga yang sesuai dengan apa yang kamu lakukan, jangan melebih-lebihkan dan jangan dikurangi. Selain itu jangan pernah kamu meminta uang lebih dulu padahal hasil kerja belum selesai.

    Setiap orang memang terkadang melakukan kesalahan, tapi jangan melakukan hal tersebut jika tau itu salah. Jika kamu masih melakukan hal-hal yang di atas, yuk coba untuk diperbaiki, nggak ada salahnya kan untuk berubah jadi yang lebih baik.

    Sumber: https://gres.web.id/

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.