Pesenam Dituduh Tak Perawan, Gubernur Khofifah: Ini Privasi, Pelatih Harus Minta Maaf! - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan soal proyek LRT Jawa Timur saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Dian Novitasari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Oktober 2019

Sabtu, 30 November 2019 20:34 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Pesenam Dituduh Tak Perawan, Gubernur Khofifah: Ini Privasi, Pelatih Harus Minta Maaf!

    Dibaca : 3.362 kali

    Gubernur Jawa Timur,  Khofifah  Indar Parawansa,  menanggapi serius kasus atlet senam artistik asal Kediri. Shalfa Avrila Siani, 17 tahun, seorang atlet Sea Games, mendadak  dipulangkan karena alasan antara lain tidak perawan.

    Tuduhan yang diduga disampaikan oleh pelatihnya itu mengundang protes dari  ibu kandung Shalfa,  Ayu Kurniawati. Ia sampai membawa anaknya ke dokter untuk tes keperawanan.

    Khofifah diwawancarai wartawan seusai membuka Muskerwil PWNU Jatim di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat, 29 November 2019. Wawancara  itu juga disiarkan oleh WartaBromotv.  Berikut petikan pernyataan  Khofifah:

    “Ada dua orang dari cabang olahraga terkait yang dianggap  mengatahi masalah sebenarnya. Jadi besok akan dipanggil oleh KONI Jawa Timur, Pak Airlangga.  Saya mengkoordinasikan….

    Saya juga menyampaikan ke Pak Airlangga bahwa  hal-hal yang berkaitan dengan privasi seseorang, siapapun, harus dihormati.  Apalagi,  sang atlet kemudian ingin menunjukkan bahwa  ia masih virgin, memeriksakan ke dokter..dan ternyata masih virgin. Ini kan menjadi sesuatu yang kontra produktif bagi pembinaan atlet di Jawa Timur.

    Oleh karena itu, saling menjaga suasana kondusif bagi semua pihak itu penting. Apalagi saya juga  perempuan. Saya ingin perlindungan terhadap hak-hak perempuan. Oleh karena itu, kalau kemarin khilaf, misalnya, saya minta tolong..  Kalau betul diucapkan, maka datang ke rumah atlet dan minta maaf, terutama ke ibu atlet. “

    Pesenam Shalfa dan ibunya

    Kisah Shalfa
    Seriusnya tuduhan itu terlihat dari langkah ibu sang atlet, Ayu Kuniarwati, yang membawa putrinya ke rumah sakit untuk tes keperawanan. Hasil tes di Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Kediri menyimpulkan: hymen intak, yang artinya selaput dara atlet masih utuh.

    "Saya merasa lega karena hasilnya masih virgin kata dokternya. Tetapi pihak pelatih meragukan hasil itu. Katanya harus dites lagi di Rumah Sakit Petro," kata Ayu seperti diberitakan oleh Antaranews. Sejak sekolah dasar,  Shalfa  masuk ke mess kepelatihan atlet di Gresik. Selama itu, puluhan medali dan piagam pengargaan telah diperolehnya.

    Ketua KONI Kota Kediri Maria Karangora menyayangkan tuduhan tim pelatih karena tudingan itu menyangkut harkat dan martabat sang atlet. 

    Maria menyatakan mendukung tuntutan tim kuasa hukum Shalfa kepada  pelatnas. Soalnya,  tuduhan kepada sang atlet telah dibantah oleh hasil pemeriksaan rumah sakit.  "Kami tidak terima dan berusaha mencari penjelasan. Pengacara juga melayangkan surat ke presiden (Joko Widodo)," kata Maria, 28 November 2019.  ***

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.