Dipicu Kasus Gus Muwafid, NU-FPI Memanas Lagi: Inilah Akar Soal Sebenarnya - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Tangkapan akun sosmed Gus Muwafid

Anas M

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Oktober 2019

Minggu, 8 Desember 2019 05:29 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Dipicu Kasus Gus Muwafid, NU-FPI Memanas Lagi: Inilah Akar Soal Sebenarnya

    Dibaca : 47.296 kali

    Hubungan  kalangan Nahdlatul Ulama dan Front Pembela Islam belakangan ini memanas.  Pemicunya tak lain adalah  ceramah  Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafid  yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

    Kendati Gus Muwafid sudah mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka, anggota DPP Front Pembela Islam, Amir Hasanudin,  tetap melaporkan Gus Muwafid  ke Mabes Polri pada awal Desember lalu.

    Ketegangan pun  berimbas ke daerah. Pendukung sikap FPI itu nyaris bentrok dengan pemuda NU di Solo, pada Jumat, 6 Desember lalu.  Pihak NU pun bersikap tegas, akan mengawal Gus Muwafid  ketika berceramah di daerah-daerah.

    Mungkin sebagian masyarakat penasaran, kenapa  antara FPI dan NU sering bentrok dalam  gerakan dan  sikap politik? Saya riset akhir-akhir ini, dan menemukan tulisan yang bagus mengenai hal ini.

    Tulisan itu berjudul  “NU dan FPI dalam Tiga Matra”  karya  oleh M. Kholid Syeirazi,  Sekjen PP Ikatan Sarjana NU. Artikel itu dimuat di  Islam.NU.or.id pada 22 Mei 2017.  Kendati tulisan lama,  isinya  amat relevan.

    Berikut ini, saya coba sarikan isi dari tulisan itu, menyangkut persamaan tapi juga sekaligus perbedaan NU dan FPI.

    1.Sama dalam tradisi keagamaan
    Menurut  Kholid Syeirazi,   NU dan FPI  sama-sama ‘pengamal bid’ah’. NU qunut, FPI qunut. Tarawih–nya sama-sama 20 rakaat. Sama-sama gemar shalawatan, tahlilan, dan ziarah kubur. Shalawatannya sama-sama pakai kata ‘sayydina’.  Keduanya bukan penganut Islam puritan. Karena itu, FPI pasti tidak cocok dengan aliran Islam yang mengusung agenda purifikasi.

    Kholid pun menjelaskan, dalam soal itu, FPI akur dengan NU,  tapi akan  “bentrok” dengan Wahabi, HTI, Islam modernis, dan aliran lain yang agendanya adalah memberantas TBC (tahayul, bid’ah, dan churafat).

    Selanjutnya: sama pemikiran agama, beda politik


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.