Soal Kepulangan Rizieq Shihab, Jokowi Beri Syarat Berat: Rupanya Ini Sebabnya… - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Pidato Rizieq Shihab

Anas M

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Oktober 2019

Kamis, 12 Desember 2019 08:21 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Soal Kepulangan Rizieq Shihab, Jokowi Beri Syarat Berat: Rupanya Ini Sebabnya…

    Tarik ulur soal tertahannya pemimpin Front Pembela Islam masih berlangsung. Pemerintah Joko Widodo rupanya memberikan syarat yang cukup berat bila Rizieq ingin pulang ke Tanah Air.

    Dibaca : 30.658 kali

    Tarik ulur soal kepulangan   pemimpin Front Pembela Islam masih  berlangsung.  Pemerintah  Joko Widodo rupanya memberikan syarat yang cukup berat  bila Rizieq ingin pulang ke Tanah Air.

    Hal itu itu terungkap dari pernyataan Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel ketika diwawancarai oleh  detik.com.   Ia mengatakan,  jika  Rizieq Shihab  ingin pulang, sebagai diplomat dia akan membantunya dengan sepenuh hati.

    Agus juga mengatakan syaratnya,  Rizieq bersikap kooperatif dengan perwakilan RI di Arab Saudi. Dia dapat menyampaikan laporan terkait berbagai masalah yang dihadapinya ke kantor perwakilan RI terdekat.  "Saya harus tegaskan, Rizie Shihab  tidak pernah melapor soal keberadaannya maupun permasalahannya secara resmi ke perwakilan KBRI," katanya,   11 Desember 2019.

    Baca juga:
    Erick Bereaksi Soal Pelecehan Pramugari Garuda: Diajak Karoake Direksi Hingga…

    Kedua, Agus menyarankan agar Rizieq mencabut pernyataan yang menyebut Jokowi sebagai presiden ilegal. Padahal, faktanya, Raja Salman maupun putra mahkota Muhammad bin Salman (MBS) menjalin persahabatan yang erat dan sangat menghormati Presiden Jokowi.

    Ketiga, ia juga  menyarankan Rizieq mencabut sumpahnya yang tidak akan meminta tolong kepada pemerintah karena menilai pemerintah sebagai rezim zalim.

    Reaksi  FPI
    Sekretaris Umum  FPI Munarman telah menanggapi pernyataan Dubes RI untuk Arab Saudi itu.  Seperti diberitakan oleh detik.com ia mengatakan bahwa adanya syarat-syarat  itu membuktikan pihak Indonesia yang melakukan pengasingan politik terhadap Habib Rizieq.

     “Jelas sudah dan terang benderang bahwa penyebab utama persoalan yang dihadapi oleh Habib Rizieq adalah karena sikap Habib Rizieq yang kritis dan tidak mau tunduk dalam kendali mereka, “ ujarnya.

    Munarman mengataakan bahwa  hak dasar  Riziq Shihab sebagai warna negara tidak memerlukan syarat untuk kepulangan.”Karena hak tersebut adalah hak asasi manusia dalam aspek hukum sipil dan politik,” ujarnya.

    Selanjutnya: Pernyataan Mahfud



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.