Rencana Besar Rizieq Shihab 2020: Inikah yang Bikin Khawatir Pemerintah Jokowi - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Rizieq Shihab

Anas M

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Oktober 2019

Selasa, 31 Desember 2019 22:09 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Rencana Besar Rizieq Shihab 2020: Inikah yang Bikin Khawatir Pemerintah Jokowi

    Hingga kini Imam Besar FPI Rizieq Shihab masih tertahan di Arab Saudi. Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman meminta masyarakat mendoakan agar Rizieq bisa pulang ke Indonesia dalam waktu dekat.

    Dibaca : 66.268 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Hingga kini  Imam Besar FPI Rizieq Shihab   masih tertahan di Arab Saudi.   Sekretaris Umum  Front Pembela Islam (FPI) Munarman meminta masyarakat mendoakan agar Rizieq  bisa pulang ke Indonesia dalam waktu dekat.

    "Kalau kemungkinan pulang, Insya Allah. Doain saja. Kami minta doanya kepada masyarakat Indonesia, umat Islam supaya Habib bisa dalam waktu dekat pulang," ujarnya  di Jakarta, Selasa, 31 Desember 2019. Namun, ia belum memastikan kapan waktu kepulangan Rizieq ke Tanah Air

    Munarman juga menyampaikan bahwa Rizieq dalam kondisi sehat. Ia tetap meminta masyarakat Indonesia mendoakan Rizieq.

    Rizieq pergi ke Arab Saudi sejak 26 April 2017 untuk menunaikan ibadah umrah. Hingga sekarang  ia  tidak bisa pulang  karena tidak mendapat izin dari  Pemerintah Arab Saudi.  Rizieq pernah menuding bahwa pemerintah Indonesia yang  berada di balik  masalah ini.

    Tarik ulur soal kepulangan
    Pemerintah  Joko Widodo rupanya memberikan syarat yang cukup berat  bila Rizieq ingin pulang ke Tanah Air. Hal itu itu terungkap dari pernyataan Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

    Dalam wawancara dengan detik.com itu Agus juga mengatakan Rizieq perlu bersikap kooperatif dengan perwakilan RI di Arab Saudi. "Saya harus tegaskan, Rizieq Shihab  tidak pernah melapor soal keberadaannya maupun permasalahannya secara resmi ke perwakilan KBRI," katanya,   11 Desember 2019.

    Selanjutnya: soal presiden ilegal dan target 2020

    Ikuti tulisan menarik Anas M lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.