Tak Cuma Terkesan Menentang Jokowi, Gaya Politik Ini yang Bikin Anies Terjebak - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Gubernur Anies

Anas M

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Oktober 2019

Rabu, 15 Januari 2020 20:27 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Tak Cuma Terkesan Menentang Jokowi, Gaya Politik Ini yang Bikin Anies Terjebak

    Dibaca : 46.363 kali

    Fenomena  Gubernur Anies Baswedan  cukup menarik.  Apapun yang  ia lakukan selalu  menarik perhatian dan seolah pertarungan politik pada pilkada DKI Jakarta 2017 masih berlanjut.  Atau, terjebak pada pertarungan dini untuk menghadapi pilkada  atau pilpres 2024.

    Justru karena  adanya muatan   kepentingan politik  baik  kelompok yang pro maupun kontra Anies tersebut,  Gubernur DKI  semestinya bermain aman.  Sebagai doktor  politik   Anies sebetulnya bisa menghitung lebih cermat. 

    Bertarung sejak sekarang justru akan merugikan, menghabiskan energi, bahkan terjebak blunder yang tidak perlu.  Apalagi jadwal pilkada DKI belum pasti. Keinginan dari berbagai kalangan agar pilkada di sejumlah daerah digelar pada 2022, termasuk DKI, masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi.  Kalau MK menolak uji materi, pilkada DKI tetap dilakukan serentak pada 2024.

    Kenapa bertarung sejak sekarang malah mubazir? Mengapa pula melawan  kebijakan Jokowi justru blunder.  Berikut ini analisis atau otak-atiknya.

    1.Memancing pertarungan dini
    Gubernur Anies sebetulnya sudah cukup hati-hati.  Hanya,  terkadang masih  terpancing situasi atau polemik publik sehingga bikin blunder.  Terang-terangan memperlihatkan kurang sreg terhadap kebijakan pusat soal banjir, misalnya,  bukan sikap politik yang keren.  Hal ini malah bagaikan mengibarkan bendera perang.  Apalagi,  Anies  belum bisa menunjukkan kinerja yang hebat di DKI.

    Cara Jokowi kala menjadi Gubernur DKI Jakarta tidak bisa dijiplak karena situasinya beda.  Saat itu, walaupun  Jokowi-Ahok menang tipis atas Fuazi Bowo-Nachrowi,  popularitas Jokowi sedang menanjak.  Ia agak berani  dan kritis terhadap pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono saat itu.  Selain itu, Jokowi-Ahok langsung ngebut, memperlihatkan kinerja maksimal dalam setahun pertama  untuk merebut hati masyarakat Ibu Kota.

     

    Selanjutnya: berkutat pada....


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.