5 Fakta Drama Money Game yang Jadi Drama Comeback Shim Eun Kyung - Seleb - www.indonesiana.id
x

Sinta Nurhikmah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 September 2019

Kamis, 23 Januari 2020 06:17 WIB
  • Seleb
  • Berita Utama
  • 5 Fakta Drama Money Game yang Jadi Drama Comeback Shim Eun Kyung

    Dibaca : 893 kali

    TVN, rupanya tak ingin kalah dengan stasiun stasiun televisi yang lainnya dalam meluncurkan drama pembuka tahun barunya. Seperti ciri khasnya, kali ini TVN akan meluncurkan drama berjudul Money Game yang bergenre crime-mysteri. Rencanya drama ini akan berjumlah 16 episode dan mulai tayang 15 Januari 2020 untuk menggantikan slot tayang Psychopath Diary. Berikut 5 fakta drama Money Game ini.

    1. Mengusung tema cerita yang unik

    Sama dengan kebanyakan drama yang telah tayang dan diproduksi oleh TVN yang rata rata bertemakan thriller, horor, crime hingga misteri, drama ini juga menceritakan tentang ketiga karakter yang berasal dari dunia perekonomian negara, yang mencoba mencegah dan memperbaiki masalah mengenai perekonomian Korea yang diceritakan akan segera mengalami krisis keuangan karena bangkrutnya bank-bank di korea. Ketiga karakter yang diceritakan adalah Chae Yi Hun yang merupakan kepala biro kebijakan ekonomi di komisi jasa keuangan, lalu ada Heo Jae yang merupakan ketua jasa keuangan serta Lee Hye Joon yang merupakan staf baru di biro keuangan internasional kementerian ekonomi dan keuangan. Mengangkat tema ekonomi, drama ini disambut hangat oleh penontonnya.

    2. Drama comeback Shim Eun Kyung

    Drama ini sangat dinantikan oleh penggemar karena menggaet Shim Eun Kyung yang telah vakum selama 6 tahun dari dunia drama ini kembali mngambil perannya dalam Money Game . mantan artis yang telah banyak dan lebih fokus bermain peran di dunia perfilman Korea ini memang sangat dinantik nantikan comeback dramanya oleh publik. Selain karena kualitas, Shim Eun Kyung yang merupakan mantan artis cilik ini dianggap sukses dalam berperan sebagai berbagai watak karakter. Shim Eun Kyung juga tercatat banyak mendapatkan penghargaan semenjak berakting di film Sunny, The Journalist serta Blue Hour.

    3. Diperankan oleh aktor dan artis senior

    Pemain dan pemeran utama dalam drama ini adalah Ko Soo yang telah bermain drama semenjak awal tahun 2000, serta ada Lee Sung Min yang merupakan aktor senior dan telah banyak memengkan banyak penghargaan, lalu ada Shim Eun Kyung yang berhasil mencuri perhatian publik karena aktingnya di film Amaiss Granny yang sukses di Korea dan Luar Negeri.

    4. Perbedaan umur ketiga pemeran utama

    Kemunculan kembali Shim Eun Kyung dalam dunia drama Korea, rupanya mendapat perhatian publik. Selain memilih kembali bermain drama lewat drama Money Game, rupanya fakta menarik lainnya adalah jarak perbedaan umur antara ketiga pemeran utama drama ini. Selain dimainkan oleh aktor dan aktris senior, Shim Eun Kyung yang notabene-nya juga telah lama bermain di drama maupun film memiliki jarak 16 tahun dari Ko Soo dan 26 tahun dengan Lee Sung Min. Perbedaan usia ini rupanya tak menghalanginya untuk berakting dengan profesional dan mengahayati karakternya sebagai seorang karyawan yang berjuang keras untuk membantu senior seniornya menyelamatkan perekonomian negaranya.

    5. Disutradarai oleh Kim Sang Ho

    Proyey yang baru saja dikerjakan oleh sutradara Kim Sang Ho adalah drama Spring Turn to Spring yang cukup sukses di Korea. Menurut Kim Sang Ho yang bekerja sama dengan penulis Lee Young Mi dalam penulisan naskah drama ini, meyakini bahwa drama ini akan sukses karena memiliki unsur kisah hidup nyata yang dialami oleh beberapa negara akhir akhir ini. dalam drama ini, sutradara ingin membuat penonton memiliki pandangan cerdas dan tersendiri terhadap pandangan mengenai ekonomi global yang mungkin saja bisa terjadi.

    Itu dia 5 fakta tentang drama Money Gmae, jangan lupa untuk menantikan penayangan drama ini setekah drama Diary of Psychopath tamat ya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 449 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin