Sang Pelopor Arah Merdeka Belajar - Analisa - www.indonesiana.id
x

Citra Cita

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Januari 2020

Kamis, 23 Januari 2020 11:23 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Sang Pelopor Arah Merdeka Belajar

    Dibaca : 819 kali

    Setelah menggebrak dengan 4 kebijakan Merdeka Belajar di tataran pendidikan dasar dan menengah, aksi Mendikbud Nadiem Makarim lainnya seperti jadi penantian.

    Mengubah Ujian Nasional (UN) jadi Asesmen Kompetensi dan Survei Karakter, penyederhanaan RPP Guru, fleksibilitas PPDB zonasi, dan mengganti USBN jadi ujian sekolah; sepertinya baru implementasi perdana maksud Merdeka Belajar.

    Dan aksi perdana Merdeka Belajar itu disambut antusias oleh para praktisi, pelaku maupun pengamat pendidikan.

    Memang ke-4 hal tadi yang dimerdekakan Menteri Nadiem merupakan isu yang selalu mencuat setiap saat, untuk diubah agar lebih baik masa depan pendidikan Indonesia.

    Menteri Nadiem berani mengeksekusinya. Tak hanya wacana seperti terjadi selama ini.

    Merdeka Belajar. Sebutan, istilah yang rasanya sangat jarang diketahui publik. Apalagi dipahami masyarakat. Namun aksi Menteri Nadiem memproklamirkan Merdeka Belajar, menjelaskan itu dengan sederhana.

    Merdeka Belajar akan hilang arah jika tidak ada panduan.

    Sama seperti kemerdekaan Indonesia, tanpa Pancasila dan UUD 1945 maka bakal bingung bagaimana mempertahankan dan melaksanakan kehidupan bernegara pasca-merdeka.

    Muncul pernyataan Menteri Nadiem, dalam waktu segera bakal menetapkan/mengeluarkan blue print Pendidikan Indonesia.

    Blue print (baca: pedoman besar) ingin ke mana arah masa depan pendidikan Indonesia sehingga berkualitas. Blue print jadi landasan mencapai sasaran pendidikan nasional yang bermutu.

    Jika seperti itu, maka Menteri Nadiem menggodok konsep Merdeka Belajar dari hulu sampai hilir dengan selaras. Merdeka Belajar bukan asal terlaksana saja. Sesuka hati ingin diterapkan bagaimana di wajah pendidikan Indonesia.

    Blue print pendidikan Indonesia menuntun 'proklamasi' Merdeka Belajar. Sasarannya, ya, ingin mutu dan kualitas pendidikan Indonesia maju dari Merdeka Belajar.

    Merdeka Belajar dari hulu menuju ke hilir dipandu oleh blue print pendidikan Indonesia. Supaya merdeka tidak malah jadi penjajahan belajar.

    Jangan kebebasan, keleluasaan, dinamisasi, sesuai makna merdeka malah pupus.

    bKalaupun merdeka (belajar), tetap terarah. Karena ada blue print pendidikan Indonesia.

    Ketika awal Nadiem didapuk sebagai Mendikbud, komitmennya adalah membebaskan seluruh satuan dan perangkat pendidikan dari keterkekangan.

    Satuan dan perangkat pendidikan terbenani dengan sistem yang sebenarmya jauh dari tujuan pembelajaran. Menteri Nadiem ingin memerdekakannya. Merdeka Belajar dikumandangkan. Sebagai bagian blue print pendidikan di Tanah Air.

    Menteri Nadiem membentuk sejarahnya sendiri. Mencetuskan Merdeka Belajar yang memang dinantikan kalangan pelaku pendidikan Indonesia.

    Sambil menunggu proklamasi Merdeka Belajar di jenjang pendidikan lainnya. Setelah tahap perdana Merdeka Belajar usai.

    Menteri Nadiem menulis sejarahnya sendiri. Mempelopori dengan berani Merdeka Belajar.*


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.