Pertengkaran dengan Pasangan dan Cara Mengatasinya - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

ilustr: sukowaspodo.blogspot.com

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Jumat, 31 Januari 2020 14:31 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Pertengkaran dengan Pasangan dan Cara Mengatasinya

    Dibaca : 561 kali

    Pertengkaran merupakan suatu hal yang bisa saja terjadi dalam setiap hubungan asmara. Bertengkar dengan kekasih sangat wajar. Selanjutnya yang mesti dipikirkan adalah bagaimana menghadapi pertengkaran itu agar tidak menjadi berlarut-larut.

    Berikut ini adalah masalah-masalah yang paling sering membuat pasangan kekasih bertengkar, dan bagaimana cara menyikapinya.

    • Masalah UangPertengkaran karena masalah uang tidak hanya bisa terjadi bagi mereka yang sudah menikah. Ketika masih berpacaran, pasangan juga bisa mempersoalkan masalah uang. Misalnya, pria komplain tentang kebiasaan wanita menghabiskan uang belanja, menanyakan gaji di tempat pasangan bekerja atau berapa jumlah uang simpanan di rekening kekasihnya. Uang merupakan sumber masalah yang sensitif untuk dibicarakan pasangan kekasih, jadi sebaiknya tidak perlu membicarakannya kecuali anda dan si dia sudah berniat segera menikah.
    • Kecemburuan - Kecemburuan memang bukan hal yang mengherankan, namun cemburu merupakan salah satu penyebab utama pasangan bertengkar. Ketika mendapati kekasih jalan dengan wanita lain atau bersikap manis dengan teman wanitanya, pasti akan ada rasa kesal. Demikian juga sebaliknya, si dia juga akan cemburu jika melihat anda berkumpul bersama teman-teman pria. Cemburu sangat wajar dalam percintaan, namun jangan sampai berkembang jadi cemburu buta yang bisa merusak hubungan asmara.
    • Perbedaan Pendapat - Kadang-kadang apabila terlalu lama menjalin hubungan, anda akan menyadari bahwa ada ketidakcocokan antara anda berdua. Baik itu masalah kesenangan, dunia kerja, pertemanan maupun gaya hidup. Jalinan asmara memang bisa menyatukan berbagai perbedaan, namun apabila itu menyebabkan anda dan si dia bertengkar terus menerus, sebaiknya anda mulai mempertimbangkan untuk mengevaluasi kembali hubungan yang sedang anda jalani.               
    • Prioritas - Prioritas seringkali menyebabkankan konflik antara pasangan, bila apa yang anda utamakan dan si dia berbeda. Dia memprioritaskan hubungan, sementara anda menganggap pekerjaan lebih penting. Kekasih sangat mementingkan keluarganya, dilain pihak anda ingin mendapat perhatian lebih dari apapun. Apabila ingin hubungan berlangsung terus, sebaiknya disepakati dahulu hal apa yang paling utama bagi anda berdua.
    • Masa Lalu - Setiap orang pasti merasa tidak nyaman jika hubungan masa lalunya selalu diungkit-ungkit, apalagi orang yang mengungkitnya adalah pasangan di masa sekarang. Pertengkaran yang sering terjadi biasanya disebabkan salah seorang membandingkan kekasih dengan mantannya, atau dia terus menerus bertanya tentang hubungan masa lalu. Ibarat sebuah kaca spion, masa lalu sebaiknya hanya dilihat sesekali ke belakang sebagai refleksi untuk melangkah lebih baik ke depannya.
    • Stres - Siapakah orang di dunia ini yang tidak pernah mengalami stres? Gangguan kejiwaan ini juga bisa menyebabkan sepasang kekasih bertengkar. Seringkali seseorang terkena lampiasan amarah karena kekasihnya mendapat tekanan di kantor atau punya masalah keluarga. Apabila stres mendera, lebih baik meminta pada kekasih anda untuk tidak bertemu dulu sementara waktu sampai pikiran jernih, sehingga masalah kantor atau keluarga tidak sampai mengganggu hubungan asmara.
    • Pergi Keluar - Pemicu pertengkaran lain yang sering terjadi adalah masalah pergi keluar. Kekasih ingin mengajak anda pergi bersama teman-temannya, anda menolak, tapi ternyata dia tetap pergi. Mengetahui kekasih tetap bisa pergi bersenang-senang tanpa anda, bisa menimbulkan perasaan kesal dan tak dipedulikan. Tidak ada salahnya menemani kekasih untuk berkumpul dengan teman-temannya. Anda pun bisa menjalin pertemanan lebih banyak lagi. 

    Demikianlah tulisan kecil dan sederhana ini hanya sebagai ungkapan berbagi pemahaman tentang menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan, bagaimana menyikapi pertengkaran yang mungkin terjadi dan bagaimana menyelesaikannya. Semoga bermanfaat bagi anda dan pasangan anda.

    ***
    Solo, Jumat, 31 Januari 2020. 1:52 pm
    'salam hangat penuh cinta'
    Suko Waspodo
    suka idea
    antologi puisi suko


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 452 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin