Gantikan Slot Ogah Rugi, Sinetron Pengganti "Kisah Sepanjang Masa" Tayang - Seleb - www.indonesiana.id
x

Sinta Nurhikmah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 September 2019

Senin, 3 Februari 2020 06:00 WIB
  • Seleb
  • Berita Utama
  • Gantikan Slot Ogah Rugi, Sinetron Pengganti "Kisah Sepanjang Masa" Tayang

    Dibaca : 494 kali

    Setelah rampungnya sitkom Ogah Rugi, kini pada pukul 14.30 tayangan Kisah Sepanjang Masa akan menemani waktu senggang penonton di rumah. Berkisah tentang Fatmasury Dahlan (Aliya) yang mengabarkan suaminya bahwa ia kembali hamil anak ketiga, malah mendapatkan amarah juga cemoohan dari sang suami. 

    Aliya dibawa oleh suaminya dengan menggunakan mobil untuk diturunkan di pinggir jalan, karena kehamilan ketiganya tersebut. Aliya yang pada saat itu pun merasa kecewa dengan sang suami, tak sengaja mendorong suaminya ke tengah jalan sampai tertabrak mobil dan meninggal di depan matanya. 

    Karena ketidaksengajaan Aliya yang mendorong suaminya sampai meninggal, membuatnya harus mengecap hidup di dalam sel tahanan. Aliya ditangkap polisi dalam keadaan sedang mengandung anak ketiga dan meninggalkan dua anaknya di rumah, yaitu Ferrel (Aditya) dan Lovina (Ratu Barbie). Aliya begitu sedih dan tak tahu harus berbuat apa untuk anak-anaknya. 

    Lewat perbuatan yang tak disengajanya tersebut, selain harus kehilangan suami, berpisah dengan sang anak, Aliya pun harus terima dibenci oleh anak-anaknya yang mengira membunuh suaminya tersebut. Ferrel dan Lovina pun harus ia titipkan kepada saudaranya, Santi (Zora Vidyanata). 

    Meski sudah mendapatkan tempat untuk bernaung, anak-anak Aliya ternyata tak mendapatkan perlakuan baik dari sang bibi. Mereka pun mendapatkan perlakukan kasar dari Santi dan suaminya, Lukman (Bayu Virguna). Bahkan, Santi dan Lukman pun berencana akan merenggut anak ktiga Aliya yang masih berada dalam kandungan. 

    Ketika liya merasa sangat sedih dan terpukul, ia tak tahu harus berbuat apa untuk anak-anaknya. Sampai akhirnya datanglah sosok Arman (Ben Joshua) yang merupakan sipir tahanan, yang memperlakukan Aliya dengan baik, memberikan perhatian lebih kepada Aliya, selalu membantunya, dan melindungi dalam keadaan apapun. 

    Lambat laun rasa sayang pun tumbuh di hati mereka, tetapi masih ada satu hal yang harus Aliya lewati, yakni proses penahanan karena tak sengaja membunuh sang suami. Akankah keduanya mampu terus bersama? Apakah Aliya pun mampu terbebas dari penjara? 

    Ben Joshua ayah dari dua anak ini merupakan aktor yang sudah mulai terjun ke dunia akting dari tahun 2005, dengan pertama kali berperan di film Dealova. Mendapatkan peran yang pas dan dianggap sebagai aktor berkualitas, Ben pun mulai aktif di beberapa judul film, sinetron, dan juga FTV yang jumlah judulnya tak terhingga. 

    Fatmasury Dahlan sendiri merupakan istri dari Afdhal Yusman yang kerap kali berperan dalam sinetron kolosal dan juga telah terjun ke dunia politik. Pernah turut berperan dalam sinetron Semua Indah Karena Cinta (2018) bersama Andy Arsil, Fatmasury memang belum terlalu sering tampil di layar kaca. Namun, kebolehan aktingnya bisa dilihat di sinetron Kasih Sepanjang Masa. 

    Meski tak mendapatkan banyak dukungan dari penonton karena telah mengambil slot Ogah Rugi dan membuat sitkom tersebut tutup buku, Kisah Sepanjang Masa pun tetap mampu mencuri beberapa hati pemirsanya dan cukup mendapatkan rating yang tinggi. 

    Nah bagi yang ingin menyaksikan akting dari sang sipir tampan dan sosok ibu yang cantik, saksikan nanti sore pukul 14.30 di RCTI ya.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 449 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin