6 Rekomendasi Tempat Outbound di Sentul - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

ACADEMIC INDONESIA

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 November 2019

Jumat, 7 Februari 2020 14:39 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • 6 Rekomendasi Tempat Outbound di Sentul

    Dibaca : 286 kali

    Bogor merupakan daerah yang berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta. Jika Jakarta terkenal dengan julukan metropolitan, di mana kesibukan berbagai aktivitas manusia berada di sana, maka Bogor dijadikan sebagai tempat untuk refereshing yang sangat cocok bagi orang-orang instansi maupun perusahaan untuk kegiatan outbound.

    Salah satu kawasan di Bogor yang terkenal sering dijadikan tempat outing atau outbound adalah kawasan Sentul. Ya, di Sentul Bogor terdapat banyak fasilitas olah raga luar ruang itu.

    Simak yuk, berikut ini 7 tempat outbound di Sentul.

    1. Gunung Geulis Camp

    Gunung Geulis Camp berada dekat dengan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango dan Taman Nasional Halimun-Salak. Untuk dapat sampai ke Gunung Geulis Camp,  waktu yang perlu ditempuh hanya 15 menit jika Anda dari arah Jakarta. Sebagai lokasi yang bisa digunakan untuk outbound, Gunung Geulis Camp mengusung konsep perkemahan. Fasilitas penginapan di sini juga cukup bagus. Sangat cocok untuk bersanatai.

    1. Bumi Gumati Resort

    Tempat outbound di Sentul yang satu ini juga tidak kalah keren. Lokasinya yang ada di ketinggian atau bukit, menawarkan pemandangan alam yang indah. Hamparan rumput hijau di sekitar kawasan Bumi Gumati Resor akan memanjakan mata setiap pengunjung. Tidak heran jika tempat ini sering dijadikan rujukan untuk meeting, outbound atau gathering. Bumi Gumati Bogor menyediakan paket half day outbound, one day outbound, rafting dan paintball.

    1. Saung Dolken Resort

    Resort di daerah Sentul yang juga menyediakan sarana meeting, training, outbond atau gathering hingga rafting adalah Saung Dolken Resort. Saung Dolken Resort ini dirancang dengan gaya interior yang unik dan tentunya indah. Konstruksi bangunannya berbahan kayu alami. Mengadakan meeting, training atau outbound di sini, Anda akan disuguhi pemandanga indah dan udara yang segar. Saung Dolken Resort juga sangat cocok dijadikan tempat untuk menghabisakan waktu libur bersama keluarga.

    1. Telaga Cikeas

    Tempat outbound di Sentul selanjutnya yang perlu Anda tahu bernama Telaga Cikeas. Telaga Cikeas tepatnya di Jalan Babakan Tumas, Cikeas, Sukaraja kabupaten Bogor. Memiliki luas areal sekitar 8 hektar, Telaga Cikeas menawarkan suasana asri dan menenangkan siapa pun yang berkunjung. Dengan lahan seluas 8 hektar, Telaga Cikeas sangat cocok sebagai temmpat untuk kegiatan outing, outbound atau gathering.

    Untuk fasilitas menginap Telaga Cikeas menawarkan beragam kemudahan seperti room service 24 jam, kamar yang bersih, hotspot gratis, dan dilengkapi juga dengan tv di setiap kamarnya.

    1. New Panjang Jiwo Resort

    New Panjang Jiwo Resort  terletak di Jalan Babakan Tumas Cikeas, Sukaraja Kabupaten Bogor. Sebagai sebuah resort, tempat ini memiliki luas lahan sekitar 6 hektar. Lokasinya sangat strategis untuk berlibur dan bersantai. Mengadakan meeting, training, dan outbound di tempat ini sangat nyaman. Dilengkapi fasilitas areal untuk outbound, fun games dan sebagainya. Soal penginapan tidak perlu khawatir. Panjang Jiwo Resort tentunya menyediakan fasilitas kamar untuk Anda.

    1. Jungle Land Adventure Theme Park

    Tempat outbound di Bogor Sentul yang satu ini juga sangat terkenal. Di kawasan ini, Anda bisa melakukan outbound sambil menikmati berbagai wahana menarik dan juga menantang seperti Air Race, Hydrolift, Disc’O dan permainan seru lainnya.

    Demikian rekomendasi tempat outbound di Sentul yang kami rekomendasikan untuk Anda.   


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 453 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin