Limbah Mengantarkan Berau dan Bupati Muharram ke Kancah Nasional - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Mentari Pagi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Januari 2020

Rabu, 12 Februari 2020 09:54 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Limbah Mengantarkan Berau dan Bupati Muharram ke Kancah Nasional


    Dibaca : 884 kali

    Siapa yang tidak kenal batubara? Hasil tambang yang dikenal karena berbagai manfaatnya, termasuk dalam perannya sebagai pemasok tenaga listrik hampir di seluruh wilayah di Indonesia ini memang sangat menjanjikan. Tiap daerah yang mengandung hasil tambang ini dipastikan memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup tinggi. Bagaimana tidak, tentu akan mengundang investor masuk, para pengusaha masuk, pun infrastruktur akan turut terbangun, yang bisa pula memajukan sektor lain di kemudian hari.

    Namun tahukah, di balik rezeki yang melimpah tersebut, tersimpan bahaya yang mengintai. Antara lain limbah yang dihasilkan, kerusakan lingkungan serta jika pemerintah daerah serta warga kurang kreatif, maka hanya akan menjadikan kondisi sosial ekonomi sangat bergantung pada hasil bumi yang sulit serta lama diperbarui tersebut. Tentu tanpa ada rencana jangka panjang pengembangan pada sektor lain yang bisa mendatangkan pemasukan bagi daerah, semua akan sia-sia.

    Beruntung di salah satu daerah di Indonesia, yang mana hasil bumi tambangnya melimpah, warga serta pemerintahnya sangat peduli dan bahkan terus mengawasi. Yak, Kabupaten Berau di Provinsi Kalimantan Timur adalah wilayah yang dikenal dengan tambang batubaranya, tetapi meski begitu, pemerintahnya juga peduli pada sektor lain yang digarap tak kalah serius, yakni perkebunan, pertanian dan pariwisata.

    Bupati Berau, H. Muharram pun sangat peduli dan tegas, bahkan beliau tak segan turun tangan untuk mengawasi pergerakan industri tambang. Tidak boleh ada sedikitpun limbah yang tidak diolah dengan benar. Meski kewenangan mengenai izin dan kegiatan tambang ada di tangan provinsi, pemkab tetap teguh dalam melakukan kontrol, karena bagaimanapun lokasi yang ditambang ada di dalam wilayah administratif kabupaten.

    Alhasil, karena kegigihan dan kepedulian tersebut, Bupati Muharram pada awal Januari lalu diundang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai salah satu narasumber untuk berbicara mengenai ancaman bencana non alam (limbah, kegagalan teknologi, epidemi, dll) dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana di Bogor, Jawa Barat. Sungguh sebuah kebanggan untuk Bumi Battiwakal!



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.