HUT ke-84 Maluang, Kampung di Berau yang Diakui di Tingkat Nasional - Analisa - www.indonesiana.id
x

Mentari Pagi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Januari 2020

Senin, 17 Februari 2020 06:58 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • HUT ke-84 Maluang, Kampung di Berau yang Diakui di Tingkat Nasional

    Dibaca : 754 kali

    Berbicara mengenai Kabupaten Berau, tidak bisa lepas dari kampung-kampung yang ada di dalamnya, sebab, kampung-kampung di Berau sudah terkenal sebagai kampung mandiri, berpotensi, serta memiliki segudang prestasi.

    Beberapa kampung yang berbasis pada potensi pariwisata bahkan telah dikelola dengan baik, seperti Kampung Gang Amal yang memiliki kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang inovatif dan kreatif. Hal-hal baik ini rupanya memang sejalan dengan tradisi gotong royong yang mengakar kuat di tiap kampung dan juga fokus pemerintah pusat dalam membangun Berau melalui entitas terkecil, yakni kampung.

    Salah satu kampung di Berau yang juga membanggakan adalah Kampung Maluang. Pada tahun 2018, kampung ini telah maju mewakili Kabupaten Berau ke kancah Nasional dalam Lomba Kampung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Transmigrasi dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Bahkan Kampung Maluang mendapat nominasi desa terbaik. Atas prestasi tersebut, tentu kampung ini menjadi kampung teladan dan percontohan untuk kemajuan kampung-kampung lain di Berau. 

    Pada 18 Desember 2019 lalu, Kampung Maluang merayakan hari jadi kampung yang ke-84, sungguh sebuah usia yang cukup dan tentu dengan prestasi yang telah diraih di tahun sebelumnya, hal ini menjadi sangat penting untuk diingat, agar di usia kampung yang terus bertambah, kualitas serta potensi yang ada bisa semakin diolah. Peringatan hari jadi ini dirayakan selama beberapa hari dalam bentuk perlombaan dan peresmian Pasar Purammas.

    Bupati Berau, H. Muharram turut hadir dalam perayaan hari jadi Kampung Maluang, sekaligus meresmikan Pasar Purammas. Dalam sambutannya, Muharram menegaskan bahwa pembangunan kampung menjadi perhatian serius Pemkab yang diusahakan agar terus bersinergi dengan pemerintah kampung. “Kita pelan-pelan jalan, saya harap kampung bisa memanfaatkan alokasi dana untuk membangun infrastruktur. Nanti setelah infrastruktur selesai, kita rambah sektor lain yang vital, seperti pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan SDM serta ekonomi. Kita lakukan bertahap dan tetap kompak!,” ujar dia.

     

     

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.