Independensi KNPI Donggo di Tahun Politik? - Analisa - www.indonesiana.id
x

Foto Muhamad Syarif

Mahmud

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Oktober 2019

Jumat, 21 Februari 2020 06:38 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Independensi KNPI Donggo di Tahun Politik?

    Dibaca : 1.244 kali

    Penulis: Muhamad Syarif

    Demam pilkada sudah mulai, semua meradang, pun panas. Mengajukan tuntutan masing-masing, akal sehat menjadi nomor sekian, pun kewajiban masing-masing dilupakan.

    Fenomena ini terjadi, baik di kalangan masyarakat, pemuda maupun di lembaga yang seharusnya netral dan tidak mengikatkan diri pada salah satu kandidat.

    Mungkin ini yang sedang terjadi di dalam tubuh para pemangku KNPI Kec. Donggo, Kab. Bima. Sebuah lembaga yang diharapkan bisa merangkul demi terwujudnya persatuan dan kesatuan pemuda sehingga potensi pemuda di segala aspek bisa dikembangkan.

    Hadirnya kontestasi Pilkada, KNPI Donggo seolah tergiring dan ikut andil dalam mengkampanyekan salah satu kandidat. Hal ini tentu akan mengancam lembaga tersebut yang mengarah pada perpecahan diantara pemuda dan KNPI Donggo dalam membangun kesatuan dan persatuan.

    Dalam hal politik, semua bisa terjadi, bahkan di antara hubungan ayah dan anak pun akan berseberangan oleh karena beda pilihan. Meski dalam langkahnya, secara individual tidak mengatasnamakan lembaga KNPI dalam politiknya, tapi marwah lembaga tersebut sudah melekat dalam tubuh mereka.

    Di tengah publik, tampilan mereka tetap akan dikenal dengan nama KNPI Donggo, dan bukan lagi identitas keindiviualnya. Kendati nama-nama kandidat yang mereka bawa diagungkan secara terang-terangan di tengah publik. Keberpihakan terhadap salah satu kandidat tentu akan membawa dampak perpecahan pemuda dengan KNPI tak dapat di hindarkan. Ini muncul karena adanya pilihan politik yang berbeda.

    Di sisi lain, segala kegiatan yang dilakukan oleh KNPI Donggo akan di anggap sebagai langkah politik. Maka, jangan heran tingkat kepercayaan pemuda dan masyarakat akan hilang. Semangat pemuda untuk ikut andil dalam kegiatan tersebut akan hilang.

    Sesuai tujuan dan keberadaannya, ada baiknya semua perangkat KNPI Donggo kembali pada tugas dan kewajibannya. Itu yang harus di utamakan. Fokus pada progran kerja yang sudah dikonsepkan. Jangan sampai keberadaannya dininabobokan oleh kontestasi politik Pilkada. Gagasan baru untuk membangun perubahan di wilayah kepemudaan akan terbengkalai.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.