Suara Perantau - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Foto Penulis

Muh. Yazid Alfatih

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Februari 2020

Minggu, 23 Februari 2020 20:13 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Suara Perantau

    Dibaca : 705 kali

    Jejak tapak - tapak suci
    Menelusuri lorong-lorong sunyi
    Benaknya terngiang mimpi-mimpi
    Akankah menjadi pasti atau hanya berakhir tak berarti?

    Ah..
    Tak perlu menghujam beban
    Entah bagaimana rupa masa depan?
    ia hanya ber-angan-angan
    Entah menjadi tatapan atau justru ratapan
    Jiwanya bersandar harap pada Tuhan
    Meski kelak ia pun kan bertuan.

    Yah...
    di awal waktu
    Ia begitu lugu
    Sesekali nampak lucu
    Bukankah semuanya begitu?

    Waktu terus membawanya
    Kadang sinis menengok rupa
    Tersadarkan tanya
    Apakah masih muda atau telah menua?

    Jiwanya berontak begitu kuat
    Berapa banyak mimpi telah ku perbuat?

    Lagi lagi..
    Ia berseru...
    Oh Tuhan...
    Aku terpaut padaMu Tuhan..
    Hadapkanlah mimpi itu sebesar apapun ujian ku kan bertahan.

    ia terus mengukur waktu
    Menghela nafas menggebu
    Sesal yang kian memburu
    Mata berkaca-kaca rasa menderu

    Tekadnya tetap tangguh
    Meski keluh
    Demi satu rindu
    Ayah..ibu..


    Yogyakarta, 22 Februari 2020

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.