Dituduh Tak Kerja, Billy Mambrasar Ungkap Aksi Stafsus Milenial di Gugus Tugas Covid-19 - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Billy

Alfin Riki

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Kamis, 2 April 2020 16:34 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Dituduh Tak Kerja, Billy Mambrasar Ungkap Aksi Stafsus Milenial di Gugus Tugas Covid-19

    Dibaca : 5.207 kali

    Seluruh Staf Khusus Presiden Gugus Milenial mendapat sorotan dan kritik dari masyarakat di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia. Banyak yang mempertanyakan kinerja mereka karena selama ini publik tidak pernah tahu dengan apa yang sudah mereka lakukan.

    Menanggapi sejumlah kritikan itu, Staf Khusus Presiden Jokowi Gugus Millenial Billy Mambrasar menyanggah tudingan sejumlah pihak yang menyebut dirinya tak memiliki andil dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

    Billy Mambarasar menjelaskan bahwa Stafsus Presiden Milenial sudah mengambil peran itu, seperti bergabung dengan Gugus Tugas Nasional Penanganan COVID-19 yang diketuai Kepala BNPB Doni Monardo.

    Billy mengatakan mereka yang tergabung dalam millenial membaur dengan anggota gugus tugas lainnya. "Saat ini kami stafsus milenial, walaupun tidak diketahui banyak orang, kami telah duduk dalam Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Saya sendiri hampir setiap hari berkantor di BNPB membantu Satgas ini," kata Billy

    Pendiri Yayasan sosial Kitong Bisa ini menjelaskan mereka ditugaskan dalam berbagai hal, khususnya dalam penyediaan informasi pada masyarakat lewat media sosial. "Pertama, kami merupakan bagian dari penyusun materi konten-konten publikasi, edukasi, preventif. Jadi kalau yang dapat dilihat di media-media saat ini atau berupa poster instagram post yang beredar di sosmed BNPB itu kami yang menyusunnya walaupun tidak ada logo kami," kata dia.

    Kedua, mereka menyusun atau mencari topik redaksi yang akan dibawakan dalam konferensi pers di hari berikutnya. Sehingga, penyampaian informasi bisa lebih terarah. "Misalnya besok kita akan berbicara tentang paket-paket insentif ekonomi untuk mereka yang membutuhkannya atau bagaimana mengakses update fasilitas yang ada."

    Atau, kata Billy, bagaiman tips dan trik menghabiskan waktu di rumah selama adanya Covid-19 ini. "Itu kami bantu menyusun mencari sumbernya dan membahas dengan tim redaksi Satgas Covid-19," kata dia.

    Tak hanya itu, pada poin ketiga, yaitu keterlibatan mereka dalam menginput desain dari website Covid-19. Sehingga tampilannya jauh lebih menarik.

    Di sisi lain mereka juga membantu kegiatan tracking pemerintah dalam mendeteksi masyarakat yang sudah terpapar virus tersebut

    "Keempat, kami membantu memberi masukan terkait untuk tracking yang sudah terpapar corona dan di lokasi mana saja. Akan ada sebuah apps dan kami turut memberikan input dalam mendesainnya," tutur dia.

    Selain tugas-tugas tersebut masih banyak lagi yang menjadi pekerjaan para anggota stafsus lainnya. Billy menekankan tugas Staf Khusus Milenial tidak seperti para menteri yang punya kewenangan lebih untuk merancang dan melaksanakan setiap program yang ada.

    "Yang perlu saya garis bawahi adalah bahwa tugas dan tanggung jawab staf khusus presiden RI adalah memberikan input dan advice pada bapak presiden," ujarnya.

    Sebelumnya, di media sosial ramai memperbincangkan fungsi dari para stafsus milenial ini di tengah penanganan wabah corona di Indonesia.

    Di twitter misalnya, mereka cukup disorot karena pekerjaan mereka yang tak diketahui banyak orang. Sementara, para menteri hingga pejabat lainnya sudah bekerja dan kerap tampil di media.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.