Cegah Covid-19, Kudamata Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

KUDAMATA dan lainnya saat melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, baru-baru ini. (FOTO : KUDAMATA)

Uder Gumas

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 November 2019

Selasa, 7 April 2020 07:22 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Cegah Covid-19, Kudamata Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri

    Dibaca : 407 kali

    Kuala Kurun - Komunitas Utus Dayak Mandau Talawang (KUDAMATA) melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri, ke sejumlah desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

     

    “Menanggapi pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu pemerintah kabupaten dalam mempertahankan status Kabupaten Gunung Mas sebagai zona hijau melalui upaya penyemprotan disinfektan,” kata Ketua Kudamata, Firion Waiser Duling, di Kuala Kurun, Senin (6/4/2020).

     

    Firion yang didampingi Wakil Ketua 1 Eprayitno, Wakil Ketua 2 Dedy Irawan, Wakil Ketua 3 Wihelmus Mardo Davinci, Sekretaris Arjian, serta Bendahara Ahmad Markahari menyampaikan, penyemprotan disinfektan dilakukan secara mandiri dengan mempersiapkan mobil atau armada, tandon air, mesin penyemprot, alat sprayer gendong, dan campuran obat sendiri.

     

    Sejauh ini, penyemprotan disinfektan telah dilakukan di sejumlah desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Kurun, yakni Kelurahan Kuala Kurun dan Tampang Tumbang Anjir, Desa Tanjung Riu, Tumbang Lampahung, Tewang Pajangan, Tumbang Miwan, Tumbang Tariak, Tumbang Hakau serta Pilang Munduk.

     

    “Dana untuk kegiatan tersebut merupakan hasil patungan para pengurus dan anggota Kudamata, serta bantuan dari aparat pemerintah desa yang menjadi sasaran aksi. Penyemprotan disinfektan dilakukan ke jalan-jalan dan pemukiman masyarakat,” tuturnya.

     

    Dalam melakukan penyemprotan disinfektan, ada beberapa pihak yang ikut menyumbangkan tenaga, seperti Komunitas Masyarakat Gunung Mas, Babinsa Koramil Kurun, Bhabinkamtibmas Polsek Kurun, dan lainnya.

     

    Ia mengakui, saat pelaksanaan penyemprotan disinfektan, pihaknya mengalami sejumlah kendala seperti minimnya alat perlindungan diri bagi anggota yang melakukan penyemprotan, minimnya biaya operasional kegiatan karena hanya mengandalkan swadaya secara mandiri.

     

    “Ada juga opini keliru di masyarakat bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh Kudamataini mendapat dukungan ratusan juta rupiah dari pemerintah. Padahal kami melakukan aksi secara mandiri,” kata Firion menegaskan.

     

    Walau demikian, pihaknya tetap akan meneruskan penyemprotan disinfektan secara mandiri ke desa/kelurahan lainnya. Dalam waktu dekat, rencananya penyemprotan disinfektan dilanjutkan ke Kecamatan Tewah dan Kecamatan Sepang. 

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.