Proyek Pembangunan Taman Setda Tasikmalaya Mengundang Sak Wasangka Buruk

Sabtu, 2 Mei 2020 05:37 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Inspektur bantuan III inspektorat kabupaten Tasikmalaya, Prambudi saat dimintai tanggapannya kita tunggu saja pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), namun saat ditanyakan kembali setelah badan ini selesai melaksanakan pemeriksaan tak ada reaksi apa-apa.

Pemerhati lingkungan yang juga meupakan nara sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan pembangunan taman disudut kanan pintu masuk kawasan Setda terkesan dipaksakan pembangunannya.

Padahal sebelumnya taman itu indah dan sangat rimbun dengan pepohonan, sedikitnya telah memberikan kontribusi buat kepentingan yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan.

Menurut dia, bila bicara benar sebetulnya siapa yang terinspirasi atau memiliki ide menata kembali taman itu?

Seorang estimator pembangunan taman, mengatakan pembangunan semacam itu diperkirakan akan menghabiskan anggaran kurang lebih sekitar Rp 800 juta dan tidak akan menghabiskan Rp1,6 Milyar rupiah.

Dia menilai seperti ada keterpaksaan dalam penataannya. Bukan semakin indah tetapi malah lingkungan yang tadinya menyejukan, kini semerawut.

Warga masyarakat yang sering lewat jalan kawasan ini juga menyesali tindakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten, karena mengubah taman yang sudah rimbun dengan pepohonan.

Inspektur Bantuan III, Prambudi saat dimintai tanggapannya mengatakan tunggu saja pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun saat ditanyakan kembali tindakan setelah BPK selesai melaksanakan pemeriksaan,  tak ada reaksi apa-apa.

Mudah-mudahan pihak Pemerintah Kabupaten memberi penjelasan apakah benar anggaran yang peruntukannya menghabiskan Rp1,6 Milyar.

Singaparna (1/5/2020)

Gringohonasan

Bagikan Artikel Ini
img-content
gringo honasan

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler