Cermin Sepi - Analisis - www.indonesiana.id
x

Saufi Ginting

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 9 Mei 2020 11:05 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Cermin Sepi

    Puisi ini terbit di Koran Asahan Pos tanggal 26 April 2020

    Dibaca : 1.021 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Oleh Saufi G

    Kemana aku pergi?
    Entahlah, rindu membuncah tak henti
    Berhamburan kenangan dan mimpi

    Mengapa engkau menetap?
    Hambuslah! sudah ribuan waktu kucercai
    Tak hilang nama pada patahan hati
    Hingga memburai sunyi

    Meski kontemplasi
    Tak juga ibrah diri

    Pada kau
    Kupecah ribuan kaca berkawat duri
    Agar tak bercermin pada sepi

    Untuk kau
    Kukikis relung hingga linglung
    Hingga buntung
    Hingga sepi menggelundung
    Hingga kau kembali pada hidung
    Tetap saja, aromamu menyesakkan jantung

    Cermin sepi aku sendiri
    Rayu pada kau yang pergi
    Pada aku yang lari
    Pada kau yang bersembunyi
    Pada aku tak pernah jujur
    Pada kau aku tak mengerti
    Pada kau aku terbujur

    Cermin sepi
    Sunyi
    Hilang
    Kembali
    Rindu
    Terpaku
    Pada kau aku kaku

    Cermin sepi
    Kupecah ribuan kaca berkawat duri
    Darah, marah
    Kau tak hilang dalam sunyi
    Aku menyerah
    Lelah

    Kau tak hilang dalam sunyi

    Kisaran, 23 Maret 2020

    Terbit di Asahan Pos tanggal 26 April 2020



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.