Kenali Masjid Tiban, Wisata Religi di Kota Malang - Travel - www.indonesiana.id
x

rahmah putri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 18 Mei 2020

Kamis, 21 Mei 2020 21:52 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Kenali Masjid Tiban, Wisata Religi di Kota Malang

    Artikel tentang wisata religi di Kota Malang

    Dibaca : 1.636 kali

            Berkunjung ke Kota Malang rasanya kurang jika tidak mengunjungi Masjid Tiban. Sebuah kawasan wisata religi yang terletak di daerah Kec. Turen, Malang, Jawa Timur. Masjid yang telah dibangun sejak tahun 1978 ini memiliki mitos sejarah yang sangat kuat dan dipercayai oleh banyak masyarakat. Hal itulah yang menjadi salah satu motivasi wisatawan mengunjungi masjid ini.

         Mitos sejarah yang melatarbelakangi masjid ini ialah tentang pembangunan masjid megah dengan 10 lantai ini dibangun hanya dalam satu malam oleh para jin. Itulah mengapa masjid ini dinamai dengan sebutan "Masjid Tiban" atau yang berarti muncul secara ajaib dan tiba-tiba. Namun, ternyata kisah itu hanyalah mitos belaka. Dilansir dari detiktravel.com masyarakat sekitar mengaku bahwa yang dimaksud jin itu ialah santri pondok pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang terdapat dalam satu kawasan dengan Masjid Tiban itu.


         Selain tentang mitos kuat yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berbondong-bondong ke masjid Tiban ini, arsitektur bangunan yang unik pun turut menjadi perhatian masyarakat. Masjid Tiban memiliki arsitektur bercorak India, Turki, Russia dan Messir yang cukup rumit dan bercampur satu sama lain tapi tetap unik. Selain itu 10 lantai yang ada pun dirasa sangat lengkap diantaranya terdapat tempat istirahat, dapur, akuarium, kebun binatang mini, hingga terdapat bangunan yang didesain seperti gua dan puncak gunung yang terdapat di lantai paling atas.

     

        Kendati demikian wisatawan yang berkunjung semakin hari semakin membludak. Menurut pengelola, wisatawan Masjid Tiban ini akan bertambah pesat apalagi bertepatan dengan momentun besar seperti Hari Raya Idul Fitri. Jika pada saat hari biasa wisatawan mencapai 2000 orang setiap harinya, maka jika bertepatan dengan Hari Besar pengunjung akan meningkat hingga 14000 orang setiap harinya.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.