Eksistensi Objek Wisata Religi di Tengah Situasi Darurat Covid-19 - Analisa - www.indonesiana.id
x

mekka

rahmah putri

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 18 Mei 2020

Jumat, 22 Mei 2020 09:20 WIB
  • Analisa
  • Berita Utama
  • Eksistensi Objek Wisata Religi di Tengah Situasi Darurat Covid-19

    Dibaca : 268 kali

    Pandemi virus covid-19 yang semakin hari semakin meningkat di beberapa daerah membuat sejumlah kawasan wisata religi baik di dalam negeri maupun mancanegara mengambil sebuah sikap. Beberapa diantara pengelola memutuskan untuk menutup sementara objek wisata religi tersebut sebagai bentuk usaha untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

    Apalagi jika dilihat dari faktanya, kawasan wisata religi merupakan salah satu destinasi wisata yang paling banyak diminati tentu dengan berbagai motivasi yang menyertainya. Sehingga wisatawan yang mendatangi kawasan wisata religi pun selalu membludak setiap tahunnya.

    Beberapa kawasan wisata religi yang telah ditutup untuk sementara adalah Makam Sunan Bonang di Tuban, Sunan Kalijaga di Demak. Penutupan kawasan wisata religi Makan Sunan Bonang dibenarkan oleh Sekretaris Daerah, Kabupaten Tuban. Selama masa ditutupnya kawasan Makam Sunan Bonang ini diharapkan dapat dilaksanakan protokol kesehatan diantaranya penyemprotan disinfektan dan pensterilan lainnya.

    Sedangkan penutupan Makam Sunan Kalijaga di Demak ini meliputi kegiatan ziarah. Namun kegiatan sholat berjama’ah di Masjid Agung Demak tetap berjalan tentu dengan menerapkan protocol Kesehatan yang berlaku.

    Sementara di mancanegara, beberapa objek wisata religi pun bernasib sama. Penutupan sementara pun dilakukan sebagai usaha untuk pemutusan rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya di Arab Saudi. Penutupan itu diantaranya menghentikan sementara perjalanan ibadah umroh, dan juga penutupan Masjidil Haram di antara waktu sholat Isya’ hingga Subuh.

    Selain Arab Saudi, Vatikan juga tengah menutup sementara Kawasan suci tersebut. Keuskupan Roma juga telah membatalkan sementara segala kegiatan di luar misa.

    Penutupan sementara beberapa kawasan objek wisata religi baik di Indonesia maupun di mancanegara ini diharapkan segera menemukan titik terang. Pesan dari beberapa pengelola wisata religi agar masyarakat tetap tenang dan bersabar untuk tetap di rumah saja agar pandemi ini segera berlalu dan kita semua bisa segera menjalani kehidupan normal kembali.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.