Nadiem Disayang Mahasiswa - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Dara Safira

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Januari 2020

Rabu, 3 Juni 2020 09:36 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Nadiem Disayang Mahasiswa

    Dibaca : 592 kali

    Mendikbud Nadiem Makarim ternyata sangat disayang mahasiswa. Buktinya dicari-cari mahasiswa. Seperti tanda pagar (tagar) yang bertengger di platform medsos Twitter pada Selasa, 2 Juni 2020 --bahkan berjam-jam pada siang hari.

    Saking sangat sayangnya mahasiswa, maka kaum intelektual itu mengadukan nasib Uang Kuliah Tunggal (UKT) ke Nadiem. Mempertanyakan ke mana pemanfaatan UKT. Padahal selama ini kuliah tatap muka sudah tidak aktif --yang sejak pandemi wabah virus Covid-19 melanda Indonesia dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring).

    Namun mahasiswa tidak merasakan imbal balik positif dari UKT selama kuliah daring. Tidak ada bantuan pulsa internet dari kampus. Nihil bantuan logistik kepada mahasiswa yang terpaksa tetap harus diam di kos dan antara makan-tidak makan.

    Mereka sudah lelah menanyakan ke Rektorat. Tanpa kejelasan. Atau --mungkin-- rektorat bingung menjelaskan pertanggungjawaban UKT. Yang entah ke mana didistribusikan sehingga mahasiswanya tak merasakan manfaat selama kuliah daring.

    Bagaimana pun UKT adalah kewenangan perguruan tinggi. Bukan hak Nadiem mencampuri otoritas keuangan masing-masing kampus tentang pemanfaatannya. Makanya mahasiswa mencari Nadiem. Mengadukan 'kedablegan' pimpinan kampusnya.

    Mahasiswa ingin curhat. Curhat itu tentu ke orang yang kita sayang dan percaya. Begitu biasanya.

    Ternyata banyak hal yang ingin dicurahkan dari isi hati mahasiswa ke Nadiem. Karena sangat sayang ke Nadiem. Misalnya soal pemotongan anggaran pendidikan karena pandemi wabah virus Covid-19.

    Mungkin, ada yang mengelebui informasi ke mahasiswa soal itu. Akhirnya mahasiswa takut jadi terkendala masa depan kuliahnya. Padahal sudah jelas pemangkasan anggaran untuk penanganan virus Covid-19 tidak bakal mengganggu pendanaan untuk aktivitas pendidikan.

    Mahasiswa ingin dilindungi Nadiem dari orang-orang yang menyesatkan informasi. Dilindungi oleh Menteri yang mereka sayangi. Supaya tetap cerdas, tidak tersendak masa depan pengetahuannya.

    Makanya mahasiswa mencari Nadiem. Seperti tagar yang ramai di Twitter. Tagar yang menunjukkan rasa sayang mahasiswa ke Nadiem. Sebab di kampus, tidak ada lagi yang mereka percaya.

    Sebab di luar sana, sangat banyak oknum yang ingin membuat mahasiswa salah informasi. Kalau Nadiem belum sempat bereaksi, itu karena dirinya sedang menyiapkan sikap nyata membalas rasa sayang mahasiswa.

    Dengan program kerjanya.

    Analoginya, ketika kita mengirim pesan WhatsApp ke orang yang disayang, belum tentu juga langsung dibalas bukan? Mungkin saja orang yang kita sayang itu sedang menyusun cara indah untuk kita.

    Panjang umur perjuangan.

    Panjang umur kasih sayang (untuk Nadiem).***


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.