Tetap Terang Kala Gelap Wabah - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Roman Lesmana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Juni 2020

Minggu, 7 Juni 2020 05:55 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Tetap Terang Kala Gelap Wabah

    Dibaca : 585 kali

    Kontinuitas suplai listrik ke rumah-rumah warga menjadi pelengkap di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Khususnya saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    Aktifitas penggunaan listrik tentunya bakal semakin meningkat dengan diterapkannya PSBB. Maklum saja meningkat, karena setiap perusahaan memberlakukan sistem kerja di rumah atau work from home (WFH), sehingga kebutuhan akan listrik menjadi tinggi.

    Tapi jangan khawatir, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah menjamin bahwa pasokan listrik selama kegiatan PSBB aman. Meskipun aktifitas listrik meningkat, masyarakat tidak akan terlalu terbebani dengan biaya yang tinggi.

    Sebab PLN juga sudah memberikan diskon gratis listrik selama tiga bulan bagi pelanggan 450 Volt Amphere (VA). Juga, diskon 50% untuk pelanggan 900 VA.

    Bahkan, Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), Iwan Agung Firstantara sudah menginstruksikan dan memastikan ketersediaan aliran listrik mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Hal itu tidak terlepas dari peran para pejuang kelistrikan di lini depan, yaitu para operator dan teknisi yang tetap masuk kerja meskipun diberlakukannya PSBB.

    Yang terpenting baginya, masyarakat bisa nyaman di rumah dengan kebutuhan energi listrik yang memadai. Wajar saja masyarakat dibuat nyaman, saat ini PJB sudah mengelola 35 Unit Pembangkit yang tersebar di Seluruh wilayah Indonesia, mulai dari ujung barat PLTG Arun dan di ujung timur PLTU Tidore, dengan kapasitas terpasang 20.939 megawatt (MW).

    Selain menjadi penerang di tengah wabah yang menyerang sektor pernafasan ini. Dirut PJB Iwan Agung Firstantara juga menginstruksikan pihaknya bisa menjadi pijar dalam penanganan di daerah yang terkena imbas Covid-19. Di mana secara maraton PJB menyalurkan bantuan perlengkapan alat kesehatan yang diserahkan kepada masing-masing kepala daerah.

    Adapun bantuan perlengkapan alat kesehatan telah disalurkan kepada Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

    Sedangkan bantuan yang diberikan kepada masing-masing daerah meliputi Alat Pelindung Diri (APD) berupa APD Hazmat 150 buah, masker bedah medis 2500 buah, Sarung Tangan Medis 1500 set, dan juga Cairan Handsanitizer 80 Liter.

    Sebelumnya, PJB bersama anak usahanya PT Sumber Segara Primadaya (S2P) juga telah menyalurkan bantuan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri. Nantinya, bantuan tersebut akan diistibusikan ke RS Darurat Penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, maupun di RS BUMN yang tersebar di tanah air.

    Selain itu, manajemen PJB juga telah mengambil peran membantu penanggulangan wabah khususnya di unit pembangkitan yang tersebar di seluruh Indonesia. Antara lain, di Unit Pembangkit Muara Karang dan UBJOM Indramayu berupa bantuan peralatan dan cairan disinfectan.

    Kemudian, PJB UBJOM Pulang Pisau juga menyalurkan bantuan berupa berupa paket buah-buahan dan minuman serta hand sanitizer untuk pegutas posko Covid-19. UBJOM Arun juga memberikan wastafel portable 10 unit, disinfektan 25 liter, spanduk imbauan, serta paket sembako 220 buah.

    Selanjutnya, unit Lazis PJB juga telah menyerahkan 3.200 paket sembako serta bantuan uang tunai dan pelengkapan medis. PJB juga menyalurkan bantuan berupa kain masker untuk masyarakat di sekitar UP Brantas, serta batuan APD di puskesmas dekat UBJOM Tenayan.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.