Jangan Takut Berkarya di Sektor Migas, Ini Alasannya! - Analisis - www.indonesiana.id
x

Citra Cita

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Januari 2020

Rabu, 17 Juni 2020 12:10 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Jangan Takut Berkarya di Sektor Migas, Ini Alasannya!


    Dibaca : 578 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Jakarta - Kondisi hulu migas nasional saat ini, masih mengalami penurunan imbas dari pandemi Korona. Terbukti  Harga minyak dan gas terus merosot tajam yang diproyeksi sepanjang tahun 2020.

    Namun, perlu diingat hingga saat ini minyak dan gas bumi masih menjadi sektor prioritas yang terus diupayakan oleh pemerintah untuk maju dan berkembang. Terutama melihat segi kebutuhan masyarakat akan Migas.

    Seperti yang diutarakan oleh Satya Hangga Yudha Widya Putra, Monetisasi LNG dan LPG SKK Migas yang menegaskan jangan pernah takut untuk terjun dan berkarya di sektor Migas meski ditengah kondisi sulit seperti sekarang.

    Secara umum Pemerintah Republik Indonesia ingin memaksimalkan pemanfaatan Migas dan sumber energi baru salah satunya batubara, yang dibakukan dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2014 mengenai Kebijakan 

    Energi Nasional mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mengerem penggunaan sumber energi fosil. Dalam kebijakan tersebut ditetapkan target bauran EBT pada 2020 hingga 2050.

    Pria yang juga menempati posisi sebagai Ketua ESDM  Rumah Milenial itu juga menyebutkan, apabila melihat dari segi karir masih ada masadepan di sektor hulu migas selain menjadi prioritas bagi pemasukan negara, juga masih banyaj reserve dan mayoritas bauran nasional terdiri dari bahan minyak dan gas.

    Kemudian hal senada juga diutarakan oleh Muhammad Arfan Senior Manager for Operation dan Ketua Serikat Pekerja SKK Migas, bahwa kedepannya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, segera menjalankan program transformasi dengan tujuan utamanya agar aset yang sudah ada dapat dikelola lebih baik.

    Selain itu, tak kalah penting adalah menciptakan kepastian iklim investasi dimana para investor tetap konsisten menanamkan modalnya, meski terkendala dengan faktor Corona yang resikonya cukup tinggi. Sehingga proyek - proyek migas, terus berjalan dan tetap bergairah. 

     Kemudian dari sisi ketenagakerjaan, koordinasi secara mendalam bersama kalangan legislatif DPR telah dilakukan, untuk mendorong percepatan revisi UU Migas yang intinya mempercepat pembahasan sub sektor Migas. 

    Ikuti tulisan menarik Citra Cita lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.