KKN Eera Covid-19, Mahasiswa UNS Adakan Kegiatan Atasi Stres Pada Anak - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Nilam Kristal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 Juli 2020

Sabtu, 11 Juli 2020 06:44 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • KKN Eera Covid-19, Mahasiswa UNS Adakan Kegiatan Atasi Stres Pada Anak

    Dibaca : 294 kali

    Ngawi- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengadakan program kegiatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Desa Sambirejo, Kec. Mantingan, Kab. Ngawi. Bukan pergi kepelosok negeri, KKN di era pandemi Covid-19 diadakan di daerah kediaman masing-masing seluruh mahasiswa.

    Banyaknya persoalan ditengah masyarakat akibat dari dampak Covid-19. Bukan hanya mengguncang sistem perekonomian, tetapi juga pendidikan. Semenjak ditetapkannya imbauan untuk tetap berada dirumah atau #stayathome banyak anak-anak yang harus belajar dirumah melalui sistem daring.

    Kurang efektifnya kegiatan belajar-mengajar dengan menggunakan sistem online membuat anak-anak tidak belajar secara maksimal. Selain itu banyak orangtua yang mengeluhkan sulitnya mengajar anak di rumah, banyak anak tidak betah ketika diminta berada di rumah, dan beberapa anak mengalami perubahan perilaku menjadi agresif dan mudah marah. Hal tersebut bisa saja terjadi dikarenakan liburnya sekolah yang lama dan kurangnya waktu anak untuk bertemu dengan teman-temannya.

    Permasalahan tersebut membuat mahasiswa UNS tergerak untuk mengadakan program kegiatan yang aman dan menyenangkan untuk anak guna mengatasi stress pada anak ditengah pandemi Covid-19. Program kegiatan yang diadakan diantaranya adalah Buku Keliling (Buling). Manfaat dari diadakannya buku keliling ini adalah terfasilitasinya anak untuk membaca buku secara gratis.Selain itu juga dapat meningkatkan kemauan membaca pada anak ketika di rumah, sehingga anak tidak perlu menghabiskan waktu bermain di luar rumah.

    Kedua, lomba menggambar. Anak-anak sangat antusias dengan kegiatan yang menarik dan kompetitif, dengan diadakannya lomba menggambar anak juga dapat mengasah kreatifitas dan imajinasi mereka, manfaat lain yangdiperoleh adalah anak dapat meluapkan emosi dan ekspresinya melalui gambaran tersebut.

    Ketiga, menghias masker dan membuat sabun cair, kegiatan ini selain meningkatkan soft skill pada anak juga dapat melatih kesabaran pada anak, sehingga secara tidak langsung anak dapat mengontrol emosinya melalui kegiatan menghias masker dan membuat sabun cair yang nantinya dapat mereka gunakan sehari-hari.

    Keempat, bimbingan belajar, banyak anak mengalami kebingungan dan stress karena tidak mendapatkan materi secara jelas ketika dipergunakannya sistem daring. Bimbingan belajar ini dilakukan secara luring dengan memperhatikan kondisi anak. Mereka juga diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengikuti bimbingan belajar dan menggunakan masker ketika pulang dan pergi, sehingga tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    Kelima, pembuatan jamu. Meskipun tidak hanya diikuti oleh anak-anak. kegiatan pembuatan jamu ini juga membuat anak senang dan mengasah keingin tahuan anak. Mereka dapat mendomonstrasikan langsung cara membuat jamu dan mengetahui manfaat dari meminum jamu. Kegiatan-kegiatan tersebut setidaknya telah dilaksanakan kurang lebih selama 45 hari dan telah mendapat persetujuan dari kepala RT setempat.

    Kegiatan untuk mengatasi stress pada anak dan membuatnya merasa betah di rumah sebenarnya sangatlah banyak cara serta penangannya. Akan tetapi kurangnya informasi dan sarana prasarana penunjang membuat orangtua membiarkan kondisi anak, sehingga muncullah gejala-gejala yang menunjukan anak mengalami perubahan perilaku dan emosi.

    Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan orangtua tidak khawatir terhadap anaknya dan lebih meluangkan waktu bersama anak. Sehingga anak-anak di Desa Sambirejo dapat mengelola emosinya dengan baik melalui kegiatan yang bermanfaat meskipun dilakukan secara sederhana dirumah. Sehingga selain membantu mengatasi stress pada anak, kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi mobilitas anak untuk bermain diluar ruangan dan membantu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada anak.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.